Publik yang membubuhkan tanda tangan di petisi tersebut mayoritas mendukung dokter Richard untuk terus menyajikan konten review produk kecantikan dan menyayangkan penangkapannya.
"Dokter ini benar karena membongkar produk berbahaya. Sungguh ironis jika malah ditangkap," tulis Riza Pinan****.
"Dr richard tdk salah, dan sdh banyak membantu masyarakat dengab edukasinya. Penangkapan beliau tdk jelas dan terkesan terburu2," kata Zahra Jin***.
"Karena saya merasa sangat terberkati dengan adanya konten2 beliau yang sangat mengedukasi & membuka mata kami para wanita.Memyelamatkan kami dr maraknya cream abal2 yg sangat merugikan kami.Beliau pahlawan bagi kami,karna konten2 beliau lah yg diperlukan. SAY NO to Cream abal2.Berbisnis harus dilandasi kejujuran.Kalo sudah merugikan berarti itu kriminal namanya.Tp kenapa yg membuka tabir para mafia ini justru malah ditangkap.dimana keadilan...di mana hukum yg adil," timpal Putrie Sia****.
Berita Terkait
-
Ada Kemungkinan Masa Penahanan Richard Lee Ditambah
-
Istri Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Masih Berjalan
-
Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam
-
Berkas Kasus dr Richard Lee Segera Rampung, Polisi Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan
-
NEWLAB+ Tegaskan dr. Richard Lee Tidak Lagi Menjadi Bagian dari Struktur Perusahaan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026