SuaraBali.id - Akhir-akhir ini menjadi viral di media sosial video diduga anggota DPRD Bungo, Jambi mengancam mogok kerja.
Menariknya, mereka marah karena uang dinas perjalanan tidak kunjung cair.
Dibagikan akun Instagram @jayalah.negriku, dalam video tampak sejumlah orang diduga anggota DPRD berkerumun dan melihat ke arah kamera.
Salah seorang anggota DPRD kemudian melayangkan ancaman karena uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) tidak cair.
Baca Juga: Polemik Baju Dinas Anggota DPRD dari Louis Vuitton, Ongkos Jahit Rp 600 Juta
Mereka mengancam jika SPPD tidak cair besok pagi, maka dirinya dan rekan-rekannya tidak akan bekerja. Ia melontarkan ancaman dengan nada tinggi penuh kemarahan.
"Kami tidak akan hadir (ke tempat kerja) jika SPPD belum cair besok pagi," tegas salah seorang anggota DPRD dalam video.
Pernyataan itu disambut rekan-rekan Anggota DPRD lainnya. Mereka berteriak serempak sebagai tanda setuju mogok kerja jika SPPD tidak cair.
Lebih lanjut, mereka itu membeberkan uang SPPD tidak cair selama 3 bulan terakhir. Ia pun mengkritik sang pimpinan agar memperhatikan nasib bawahannya.
"SPPD cair kami akan hadir. Pimpinan harus perhatikan kami ini. Sudah tiga bulan tidak cair," tegasnya.
Baca Juga: Baju Dinas, Analis: Apakah Anggota DPRD Kota Tangerang Masih Punya Hati Pakai Baju Itu
Anggota DPRD lainnya langsung memberikan tepuk tangan dan semangat. Mereka kemudian mulai bubar setelah video protes berakhir.
Sontak, video wakil rakyat yang kembali berulah itu mendapat sorotan tajam warganet, dilansir dari Berita Bali, Rabu (11/8/2021).
Mereka menuliskan beragam kritikan sampai hujatan atas aksi yang diduga dilakukan Anggota DPRD Bungo tersebut.
Bahkan, banyak yang mendukung dan menyarankan agar Anggota DPRD dibubarkan.
Pasalnya, warganet menilai mereka sebagai wakil rakyat justru tidak banyak membantu masyarakat, dan malah terus berulah.
"Pecat aja semua, masih banyak yang mau kerja," saran warganet.
"Mogok aja, gak ngaruh juga buat rakyat. Mereka kerja aja gak ada pengaruhnya kok buat rakyat," kritik warganet.
"Oh, ini yang pas kampamye katanya bela rakyat, kasih uang sana sini. Bubarin saja wakil rakyat wakil rakyat gak guna," kecam warganet.
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Lokasi yang Digeledah dalam Kasus OKU, Ada Rumah Dinas Bupati Hingga Kantor DPRD
-
Usut Skandal Suap Anggota DPRD-Kadis PUPR, Eks Penjabat Bupati OKU Diperiksa KPK
-
Viral 2 Anggota DPRD Medan Nyaris Baku Hantam di Toilet Gedung Dewan
-
Jejak Pendidikan Umi Hartati: Sarjana Ekonomi hingga Ketua Komisi yang Ditahan KPK
-
Ketua DPC Hanura OKU M Fahrudin Ditangkap KPK, Harta Fantastisnya Terungkap
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Koster Perintahkan Pasar Tradisional di Bali Berhenti Gunakan Tas Kresek Saat Berjualan
-
Waspadai Cuaca Laut Saat Arus Balik Lebaran: Gelombang di Selat Bali dan Lombok Capai Dua Meter
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu