SuaraBali.id - Chef Arnold Poernomo dihujat prank Jenny, Peserta MasterChef Indonesia. Chef Arnold Poernomo pun angkat bicara.
Chef Arnold membantah sedang nge-prank. Menurut juri MasterChef Indonesia ini, judul videonya yang diunggah di YouTube ada kesalahan.
Karenanya, judul tersebut kini sudah diubah.
"Tidak ada yang prank. Tidak ada yang lucu, tidak ada yang ketawa. Dan ini judul yang salah. Proses taping on air itu lumayan panjang," kata Chef Arnold di Instagram pada Selasa (10/8/2021).
Chef Arnold mengaku sangat menyayangkan momen itu menimbulkan kesalahpahaman. Padahal ada banyak momen yang tidak ditayangkan.
"Apa yang sudah tayang sudah terlanjur tayang dan disayangkan beberapa hal yang ter twist. Prosesnya lama dan cuma bisa ditayangkan beberapa jam. What is done is done," sambungnya.
Untuk bagian caption sendiri, Chef Arnold berharap penjelasannya itu bisa meredam kekesalan netizen.
"Let’s be very clear with “PRANKS”. Dan dibaca “Proses taping - sampai On Air itu lumayan panjang” bukan waktunya tapi prosesnya," tulisnya.
Tidak menunggu lama unggahan itu langsung menuai beragam komentar dari para netizen.
Baca Juga: Chef Arnold Klarifikasi Usai Dihujat Gegara Prank Peserta MasterChef
"Tapi emang kasian banget lihatnya. Teh Jenny udah lari bahagia banget. Eh suruh buang apronnya ke bin. Gue ikutan gemeter bayangin jadi Teh Jenny. Ikut nangis. Ya malu. Ya sakit hati juga kalau aku yang digituin sih," ujar @mutiaaa_tiara25.
"Lain kali bercanda pada tempatnya chef," timpal @chuearly.
"Padahal season sebelumnya juga sering kok gitu tapi pada biasa aja. Kayaknya penonton baru sih chef yang komentar julid wkwk," tambah @maulana_9499.
Sebelumnya, Chef Arnold mengumumkan Jenny, peserta MasterChef Indonesia lolos ke tahap berikutnya. Hal ini tentu membuat perempuan 27 tahun tersebut bahagia.
"Silakan ambil apron putih kamu," kata Chef Arnold dikutip dari @fans_masterchefindonesia, Senin (9/8/2021).
"Thank you chef," jawab Jenny bahagia.
Berita Terkait
-
Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah
-
Seni Menertawakan Luka yang Tak Terlihat di Buku Furiously Happy
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan
-
Diselingkuhi Suami Dua Kali, Yulia Baltschun: Lebih Sakit Dibanding Kehilangan Anak
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas