Layaknya baju keraton yang dikenakan, Ganjar juga menggunakan pelindung kepala yang dibilang tidak sesuai yakni helm sepeda MTB.
Motor koleksi buatan Semarang, Jawa Tengah yang dimiliki Ganjar Pranowo yakni Viar. Namun sayangnya tidak dijelaskan motor tipe apa yang dicantumkan di berkas ini. Di pasaran sendiri, Viar mengeluarkan beberapa jenis kendaraan, termasuk motor matik untuk kepentingan niaga bernama Viar Karya, dan juga motor elektrik Viar Q1.
Dari informasi LHKPN harga motor Viar yang dimiliki Ganjar hanya Rp12 juta dan diperkirakan model kendaraan tersebut merupakan motor skuter matik.
Selain itu ia juga punya moge Kawasaki ER-6N tahun 2012. Motor buatan pabrikan Jepang ini taksiran nilainya mencapai Rp 70 jutaan.
Beralih ke sektor kendaraan roda empat, mobil termahal yang ia miliki adalah Mitsubishi Pajero yang nilainya diprediksi mencapai Rp 550 jutaan.
Lain lain, kesan merakyat juga mencuri perhatian Ganjar Pranowo. Ganjari makan di pinggir jalan dengan membawa bekal nasi sendiri. Saat itu dia tengah di sidak pelaksanaan PPKM Mikro Darurat di Pekalongan dan Pemalang, Minggu (4/7/2021) kemarin.
Ganjar meminta sopirnya berhenti sebentar di kantor PJR, yang ada di samping pintu masuk gerbang tol Pemalang.
Setelah keluar dari kendaraan, Ganjar langsung menuju masjid untuk sholat Ashar. Setelah itu, ia kembali masuk ke mobil dan mengambil sebuah kotak kecil berwarna putih.
Ternyata, kotak kecil itu adalah ransum atau tepak berisi makan siang. Ganjar kemudian berjalan menuju parkiran mobil polisi dan membuka ransum makan siangnya itu.
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Stok, Ganjar Pranowo Sidak ke 2 Depo Oksigen
Di dalam ransum tersebut, terlihat nasi putih dan dua tempe goreng berukuran kecil. Ada juga bungkusan sayur lodeh yang kemudian dicampurkan jadi satu.
Ganjar Pranowo pun mencari tempat nyaman untuk makan. Ia duduk di pembatas parkiran mobil, tanpa alas, kursi ataupun meja makan. Beberapa ekor kucing liar mendekat dan merayu mendapatkan jatah makanan.
“Wah kucinge njaluk jatah (kucingnya minta jatah). Saya numpang makan di sini ya pak. Ayo pak ikut makan, itu ada nasi kotak diambil. Makannya di sini saja. Jaga jarak ya,” ucapnya pada petugas polisi yang mengawalnya, seperti ditulis Humas Pemprov Jateng.
Sebelumnya, Ganjar sempat diajak makan siang oleh Wali Kota Pekalongan. Namun Ganjar dengan halus menolak, dan mengatakan sudah membawa bekal dari rumah.
“Saya tadi mau berangkat juga bingung, nanti makan siang di mana. Kan PPKM Darurat ndak boleh makan di warung. Ternyata istri saya bawain bekal dari rumah. Jadi sekarang saya sudah bawa bekal. Nanti gampang, saya makan di jalan,” kata Ganjar kepada Wali Kota Pekalongan.
Aksi Ganjar makan siang di parkiran pos PJR Gerbang Tol Pemalang itu membuat beberapa petugas kebingungan. Mereka tak menyangka, yang sedang makan di parkiran adalah orang nomor satu di Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih