"Pastinya down ya yang awalnya dihormati disegani tapi setelah nggak jadi ibu Kades orang-orang biasa aja. Di sini aku menilai ternyata jabatan itu pengaruhnya sangat besar di lingkungan sosial," kenang Viki.
Setelah sang suami meninggal, Viki juga kembali merasa terpukul karena kepergiaan ayah tercinta pada Januari 2020.
"Ditinggal suami dan bapak benar-benar membuatku terpuruk. Kehilangan dua sosok lelaki terhebat dalam hidupku membuatku merasa benar-benar terpuruk dan putus asa," ucapnya sedih.
Viki sempat merasa hilang arah dan pasrah menjalani kehidupan selanjutnya.
Dia memanfaatkan tabungan dari peninggalan sang suami untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dirinya dan anak semata wayangnya yang sudah berusia 12 tahun.
"Aku menganggur selama tiga tahun. Alhamdulillah masih ada sisa peninggalan almarhum suami dan dibantu orang tua juga untuk biaya hidup. Tapi semenjak bapak meninggal aku berusaha untuk bangkit. Karena ada ibu dan anak yang harus aku bahagiakan," ujarnya tegar.
Selama tiga tahun, Viki masih tinggal sendirian di Lumajang (rumah ia bersama suami). Anaknya ia titipkan di rumah kedua orang tuanya yang berada di tinggal Probolinggo.
"Aku jadi orang biasa pada umumnya. Aku nggak ada kegiatan dan di rumah aja. Tapi setelah bapak sakit baru aku balik ke rumah orangtua," tuturnya. Sejak itu ia tinggal bersama ibu dan anaknya di Probolinggo.
Ibu satu orang anak ini mulai memutuskan untuk bekerja sebagai buruh sejak Oktober 2020 di PT Dharma Sukses Niaga. Dia bekerja agar punya uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Baca Juga: Geger Klaster Pabrik Sepatu, 107 Buruh Positif COVID-19, Perusahaan Lockdown 10 Hari
"Saya sekarang jadi admin Quality Control. Ya mau gimana lagi karena hidup butuh biaya jadi saya harus bekerja," tutup Viki.
Berita Terkait
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Pernah Alami Jam Kerja 'Gila', Rachel Amanda Sadari Privilege Artis Dibanding Buruh Pabrik
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Geger Saldo Jumbo Rp32 M di Rekening Istri Pejabat Kemenag, Dari Mana Asalnya?
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun
-
Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!