SuaraBali.id - Bermain TikTok membawa maut. Ada banyak permainan tantangan yang dibuat oleh para pengguna TikTok.
Mulai dari mencoba menghentikan napas sesaat, mengonsumsi es krim dengan minyak cabai McDonald's dan lainnya.
Baru-baru ini, ada tantangan baru yang menjadi trend yakni tindak lidah magnet.
Tantangan tindak lidah magnet yang menjadi trend di TikTok ini pun telah merenggut nyawa bocah laki-laki usia 11 tahun yang sakit parah setelah tak sengaja menelan magnet tersebut.
Ada pula trend lainnya yang diklaim berbahaya, setelah seorang penggunaan TikTok yang mencoba melakukan tantangan "dry scooping" menderita serangan jantung dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit.
Briatney Portillo, dari Florida di AS, telah memperingatkan orang-orang untuk belajar dari kesalahannya. Ia meminta semua orang untuk tidak sembarangan mencoba tantangan "dry scooping" yang menjadi trend di TikTok.
"Saya adalah tipe orang yang penasaran ingin mencoba apapun, seperti tantangan TikTok itu. Tapi, saya meminta kalian untuk tidak mengulangi kesalahan saya," kata Briatney Portillo dikutip dari Mirror UK.
Perlu diketahui bahwa tantangan "dry scooping" ini dilakukan dengan cara makan satu sedok bubuk protein kering sebelum olahraga. Jenis bubuk ini seringkali mengandung bahan peningkat kinerja, seperti kafein, asam amino, creatine, vitamin B dan beta-alanine.
Bubuk protein ini harusnya dikonsumsi dengan cara dilarutkan ke dalam air, karena bahan-bahannya bisa berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Baca Juga: Viral Bayar Make Up Rp 20 Juta, Transformasinya Flawless Bagaikan Barbie!
Sedangkan, Briatney sendiri mengaku tidak terbiasa mengonsumsi bergitu banyak kafein sehingga ia pun mengalami serangan jantung setelahnya.
"Jadi, pikirkan ulang untuk melakukan tantangan ini, terutama bila Anda tak terbiasa mengonsumsi kafein secara teratur. Anda mungkin akan bernasib sama seperti saya di rumah sakit," jelasnya.
Briatney juga menceritakan gejala yang dialaminya setelah melakukan tantangan "dry scooping" berupa dada yang terasa berat, mual dan kelelahan. Tapi, ia sempat mengabaikan semua gejala itu dan tetap lanjut olahraga.
Sampai akhirnya, nyeri dadanya semakin memburuk ketika dia sedang bekerja dan lengan kirinya pun mulai mengalami mati rasa. Saat itulah, Briatney baru menyadari ada masalah dalam dirinya. Ia juga tidak bisa menyangka hal buruk akan terjadi padanya.
Berita Terkait
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
-
4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian