SuaraBali.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat hingga Jumat (18/6) secara kumulatif sebanyak 46.029 orang atau sekitar 95,73 persen dari total kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu berhasil sembuh.
Dikutip dari laman https://infocorona.baliprov.go.id/, sebaran 46.029 pasien positif COVID-19 yang sudah berhasil sembuh di sembilan kabupaten/kota di Bali, yakni di Kabupaten Jembrana (2.257 orang), Tabanan (4.561 orang), Badung (8.632 orang), dan Kota Denpasar (14.668 orang).
"Jumlah kasus aktif atau pasien positif COVID-19 yang sedang dalam perawatan hingga saat ini sebanyak 524 orang atau 1,09 persen. Sedangkan total kasus positif yang terkonfirmasi secara kumulatif 48.084 orang," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Jumat malam.
Selanjutnya, di Kabupaten Gianyar (5.236 orang), Bangli (2.387 orang), Klungkung (1.715 orang), Karangasem (1.789 orang) dan Buleleng (3.911 orang). Kemudian dengan domisili dari luar Bali sebanyak 709 orang dan warga negara asing 164 orang.
"Untuk hari ini dilaporkan ada tambahan 53 pasien yang sudah sembuh," ujar Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu.
Sementara itu, secara kumulatif jumlah pasien yang meninggal karena COVID-19 di Provinsi Bali sebanyak 1.531 orang (3,18 persen).
Meskipun kasus COVID1-19 di Provinsi Bali sudah melandai, Dewa Indra mengharapkan masyarakat tetap disiplin melaksanakan 6M, yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan
"Kami imbau masyarakat untuk tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku," ucap mantan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali itu.
Untuk mempercepat penanganan pandemi, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 3.064.770 dosis.
Baca Juga: Gelar Operasi Yustisi, Anies: Kafe dan Resto Masih Banyak yang Langgar Aturan
Hingga Kamis (17/6), masyarakat Bali yang telah memperoleh vaksin dosis pertama sebanyak 1.788.846 orang dan vaksin dosis kedua sebanyak 695.319 orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN