SuaraBali.id - Pasar Blahbatuh kebakaran. Pasar Blahbatuh Gianyar kebakaran hingga api berkobar.
Kejadian Pasar Blahbatuh kebakaran, Selasa (15/6/2021) sekitar pukul 17.30 WITA.
Pasar Blahbatuh lantai II ini hangus dilahap si jago merah.
Belasan unit Mobil Pemadaman Kebakaran Gianyar, Klungkung, Kota Denpasar dan Bangli bolak balik berupaya memadamkan api.
Menurut seorang pedagang pasar senggol, Agus api awalnya kecil di sebelah timur, namun karena angin kencang api cepat membesar.
Terlebih di dalam pasar, dominan merupakan barang mudah terbakar semisal kain, janur kering dan peralatan upakara.
"Saya baru buka, belum dapat garus. Api sudah berkobar langsung menyelamatkan diri dan rombong," ujarnya.
Pantauan di lokasi, sejumlah pedagang berupaya menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Angin kencang menyebabkan api sulit dipadamkan. Asap hitam tampak mengepul hingga radius 7 kilometer dan bunga api melambung ke langit.
Baca Juga: Musim Kemarau, Pemprov Riau Diminta Waspada Kebakaran Hutan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar ditemui di lokasi mengatakan jumlah pedagang mencapai ratusan yang didominasi pedagang peralatan upakara.
"Ada sebanyak 602 pedagang," jelasnya.
Api begitu cepat merembet ke semua bangunan pasar. Belum diketahui dari mana sumber api berasal.
Situasi sangat mencekam. Arus lalu lintas dari arah barat timur utara ditutup. Petugas pemadam sempat kesulitan akses, sebab ribuan warga berjejal memadati jalan lantaran penasaran.
Bupati Gianyar Made Mahayastra yang kebetulan melintas spontan turun di TKP. Saat itu, api semakin membesar.
Sementara sejumlah pedagang pasar senggol masih berjejer di halaman parkir Pasar.
Berita Terkait
-
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia
-
Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen
-
Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang
-
Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN