SuaraBali.id - Buaya curi mayat saat ingin diautopsi polisi. Mayat itu berjenis kelamin pria. Setelah dibawa buaya, jasad pria itu mengambang di sungai.
Menyadur Mirror Sabtu (12/06), tubuh tak bernyawa itu ditemukan di sungai Arroio Fundo, barat Rio de Janeiro.
Seekor buaya di Brasil membawa kabur mayat yang akan diselidiki oleh polisi.
Ketika petugas kepolisian muncul bersama pemadam kebakaran, mayatnya justru hilang dari perairan.
Sebuah rekaman menunjukkan seekor buaya berenang sambil membawa mayat itu ke dasar air.
Tubuh itu akhirnya ditemukan lebih dari 24 jam kemudian setelah petugas pemadam kebakaran kembali untuk melanjutkan pencarian.
Petugas berhasil mengevakuasi mayat tanpa cedera meskipun buaya itu masih berkeliaran di dalam air.
Pihak berwenang kemudian membawa mayat itu ke Institut Medis Hukum (IML) untuk diotopsi resmi sebagai bagian dari penyelidikan mereka atas kematian tersebut.
"Kami terbiasa melihat buaya di daerah itu, umumnya saat menyelamatkan hewan lain, jadi kami sudah tahu bagaimana menghadapi situasi seperti ini," jelas petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Geger Mayat Hangus di Maros, Polisi Ungkap Fakta Baru: Dibakar Hidup-hidup
Investigasi kematian pria itu terus berlanjut dan belum ada informasi tentang hasil otopsi atau kerusakan yang disebabkan oleh buaya setelah ia menyeret 'sanderanya' ke bawah.
Buaya biasanya menyeret korbannya ke bawah untuk membunuh mereka dengan cara ditenggelamkan dan akan menyimpan setiap pembunuhan di sana untuk dimakan nanti.
Berita Terkait
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
-
Pembunuhan di Rumah Angker
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Drama 2 Jam di Sawah Bekasi: Damkar Duel Sengit Lawan Buaya Lepas, Tali Sampai Putus
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?