Masyarakat yakin apabila pemain Gebung Ende sampai mengeluarkan darah , dipercaya hujan akan segera turun
3. Tradisi Mesbes Bangke
Dalam bahasa Bali Kata Mesbes berarti mencabik, menyobek, merobek dengan menggunakan kuku dan jari tangan.
Sedangkan Bangke memiliki arti badan yang tidak berjiwa.
Secara keseluruhan kata Mesbes Bangke berarti mencabik atau merobek dengan menggunakan kuku jari tangan terhadap mayat orang yang meninggal. Tradisi ini lahirkaren apadazaman dahulu tak ada formalin untuk mengawetkan mayat, kemudian untuk menghilangkan baunya masyarakat memiliki ide untu mencabik-cabik mayat tersebut.
Tradidi Mesbes Bangke hanya boleh dilakukan masyarakat sekitar kediaman yang berduka dan merupakan masyrakat asli desa adat Buruan, Tampaksiring, Gianyar, Bali.
Di mana jenazah akan di arak keluar dan para pencabik mayat di luar pekarangan bersiap untuk mencabik mayat tersebut, para pencabik mayat ini berada dalam keadaan setengah kerasukan.
Namun Mesbes Bangke saat ini sudah tak se ekstrem zaman zaman sebelumnya, saat ini dalam prosesi Mesbes Bangke mayat dilapisi dengan banyak pembungkus, diantaranya tikar, bambu, kain yang diikat rantai selebar 5 cm serta dibungkus lagi pakai tikar, kain dan diikat lagi menggunakan rantai 3 cm.
Sehingga tubuh mayat yang sudah tertutup dan pemandangan daging dicabik tidak terlihat lagi.
Baca Juga: Lorens Parera, Pria Papua Bunuh Bule Andriana Simeonova di Bali Dituntut 20 Tahun Penjara
Serupa dengan tradisi di Bali lainnya yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Bali, yaitu Tradisi Ngerebong. Dalam bahasa Bali Ngerebong memiliki arti berkumpul.
Saat tradisi Ngerebong diadakan, dipercaya jika para Dewa sedang berkumpul.
Pusat diadakan tradisi ini berada di Pura Petilan, yang terletak di daerah Kesiman dan bertujuan untuk menciptakan keseimbangan dunia.
Tradisi Ngerebong dilakukan setiap enam bulan sekali sesuai dengan penanggalan Bali.
Dalam tradisi ini semua Mangku Pepatih ikut terlibat. Dalam tradis ini sejumlah pamedek trance atau kesurupan dengan memasukkan keris ke tubuhnya, bahkan ada yang menusukkan ke matanya.
Tag
Berita Terkait
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Review Penginapan Music Camp di Nuanu Creative City Bali, Unik Bak Rumah Hobbit dan Instagramable
-
Siap Manjakan Lidah, Bali Bakal Punya Surga Kuliner Sutala dengan 60 Tenant
-
Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6
-
Kenapa Berat Badan Naik Setelah Puasa? 5 Menu Buka Puasa Ini Bikin Kenyang Tanpa Nambah Lemak