SuaraBali.id - Addie MS tolak jabatan dari Jokowi meski sudah mendukung pemerintahan Jokowi selama 2 periode. Bahkan dari dulu Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta.
Musisi bernama lengkap Addie Muljadi Sumaatmadja itu beralasan dia tidak mampu dan tidak punya waktu jika diberi jabatan komisaris. Selain itu Addie MS masih betah bermusik.
“Aku tidak pernah ditawarkan jabatan komisaris, apalagi komisaris utama,” ujar Addie MS seperti dilansir Hops (jaringan Suara.com), Selasa (1/6/2021).
Menurut Addie, menjabat sebagai komisaris BUMN bukan menjadi prioritas utamanya dalam hidup. Bukan hanya tak mampu, dia mengaku waktunya terbatas untuk mengisi jabatan mentereng tersebut.
Itulah mengapa, ayah Kevin Aprilio itu memastikan, seandainya ada tawaran dari pemerintah, dia lantas menolaknya.
“Kalau ditawarkan? Maaf, aku tidak akan mampu dan tidak akan sempat,” terangnya.
Tak seperti yang disangkakan orang-orang, keberpihakan Addie MS terhadap Jokowi murni muncul dari hati. Sejak dulu hingga kini, dia tak pernah berharap apa-apa, termasuk soal bayaran atau bagi-bagi jabatan.
“Sejak awal sampai sekarang, aku dukung pemerintahan Pak Jokowi. Tak pernah berharap dibayar, dapet proyek atau jabatan. Alhamdulillah aku masih bahagia dengan bermusik,” tegasnya.
Diketahui, usai Abdee Slank didaulat menjadi Komisaris Telkom Indonesia, banyak warganet yang kemudian bertanya kepada Addie MS mengenai peluangnya mengisi jabatan serupa.
Baca Juga: Gaya Jokowi Kenakan Baju Adat Tanah Bumbu Saat Hari Lahir Pancasila
Namun, kecintaannya terhadap musik membuat Addie MS tak berminat mengikuti jejak rekannya tersebut.
“Aku berjuang 41 tahun menempa diri untuk jadi musisi seperti sekarang. Alhamdulillah, Allah izinkan aku menjadi yang aku inginkan (menjadi musisi, bukan komisaris),” kata Addie MS.
Berita Terkait
-
Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi
-
Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim
-
Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi
-
Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo
-
Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali