2. Tarian Bebali
Tari topeng
Tari topeng merupakan bagian drama tari tradisional Bali. selain dipentaskan sebagai hiburan,ada pula topeng yang digunakan sebagai pelengkap dari upacara keagamaan. Salah satu tari topeng yang memiliki kedua fungsi tersebut adalah tari topeng tua atau tari Werda Lumaku.
Tarian ini menampilkan seorang penari yang mengenakan pakaian megah dan menggunakan topeng kayu degan raut pria berusia senja. Tari topeng Bali ini merupakan representasi dari dewa-dewa yang dipercaya mampu menganugerahka ketentraman dan keselamatan.
Tari gambuh diduga muncul sekitar abad ke-15 yang lakonnya bersumber dari cerita Panji. Pementasannya dilakukan sehubung dengan acara acara besar seperti perkawinan anak bangsawan, upcara plebon atau ngaben, dan lain sebagainya. Tari Gambuh diiringi dengan gamelan Pagambuhan yang berlaras Pelog saih pitu.
3. Tarian Balih-balihan
Tari Legong
Pada masa kerajaan, tarian ini hanya dipentaskan di keraton. pada masa kerajaan seorang raja bernama Sukawati menyatakan tarian ini merupakan perwujudan rasa syukur masyarakat Bali terhadap para leluhur terhadp pulau indah yang mereka huni. Penari Legong menggunakan properti kipas untuk menari, gerakan tarian legong adalah peniruan alam yang dibuat amat astrak dengan gerakannya yang gemulai.
Baca Juga: Asal Usul Upacara Ngaben Bali, Tujuan, Hingga Jenis-jenisnya
Tarian ini muncul pada tahun 1825 yaitu zaman pemerintahan I Dewa Agung Sakti di Puti Klungkung, yang bersumber dari cerita-cerita Panji hanya kadangkala mengambil lakon dari ceita lain seperti Jayaprana, Pakang Raras, dan lain sebagainya.
Pertunjukkan seni yang setiap pementassan gerak atau peralihan pemainnya diiringi oleh gong kebyar. Drama gong hanya ditampilkan sebagai media hiburan tanpa mengandung motif spiritual.
Tarian ini diperankan oleh dua orang dengan mengenakan kostum dan bertopeng hewan. Barong dalam kepercayaan Hindu merupakan simbol kebaikkan, dalam tarian ini tersirat makna perseteruan barong melawan rangda, dimana rangda merupakan simbol kejahatan.
Tag
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG