SuaraBali.id - Pemancing jatuh di tebing Water Blow Nusa Dua, Minggu (30/5/2021) kemarin. Jumlah yang jatuh 1 orang.
Kejadian itu pukul 15.00 WITA. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) dari Polair Nusa Dua menyebutkan bahwa identitas korban atas nama Rohim.
"Kita terima informasi sekitar satu setengah jam setelah kejadian, dan segera menggerakkan tim rescue. Perkiraan lokasi kejadian berada di koordinat 8° 48'13.32''S - 115° 14'24.64''T," jelasnya.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR, Anak Agung Alit Supartana, menjelaskan pada Pukul 17.00 WITA tim rescue Basarnas Bali bergerak dengan 9 orang personel menuju lokasi.
Supartana dalam keterangan menjelaskan bahwa tim dibagi dalam 2 regu, yakni 3 orang melaksanakan koordinasi dengan unsur SAR lainnya dan menyisir daratan.
Di tempat berbeda tim lainnya mengerahkan RIB (Rigit Inflatable Boat) dari Pelabuhan Benoa. SRU laut dari Balawista juga berupaya melakukan pencarian menggunakan rubber boat.
Sampai dengan pukul 18.45 WITA hasil pencarian tim SAR gabungan masih nihil.
Unsur SAR yang terlibat operasi SAR diantaranya Basarnas Bali, Polair Nusa Dua, TNI AL Denpasar, Security BTDC, Balawista, pihak keluarga korban dan juga saksi.
"Hasil pencarian hari pertama operasi SAR masih belum menemukan tanda-tanda korban, dan hari ini kami lanjutkan," pungkasnya.
Baca Juga: Demi Pemulihan Ekonomi, Gus Menteri Dukung Work From Bali
Berita Terkait
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN