Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperlihatkan vaksin COVID-19 Astrazeneca saat vaksinasi kepada kyai Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Moch Asim
SuaraBali.id - Abdullah Maulana (44), pria Bali tewas setelah suntik vaksin COVID-19 AstraZeneca. Abdullah Maulana ditemukan tewas di kostnya di Jalan Pulau Sebatik, Denpasar Barat, Bali.
Diketahui, Abdullah Maulana suntik vaksin COVID-19 AstraZeneca 2 hari lalu.
"Dia sempat mengikuti vaksin di Dusun Bumi Banten Jalan Gilibiaha, Dauh Puri Kelod pada Sabtu 22 Mei 2021 pagi," kata Kepala Dusun Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod, Nyoman Mardika, kepada wartawan, Senin (24/5/2021) sore.
Namun Abdullah sendiri punya riwayat penyakit vertigo dan darah tinggi atau hipertensi. Bahkan sebelum menjalankan vaksin, Abdullah sempat berobat di klinik.
"Sebelum vaksin, yang bersangkutan vertigonya kumat," tutur dia.
Berita Terkait
-
Ketika Anak Muda Jadi Garda Depan Pencegahan Penyakit Tak Menular
-
Jadi Penyebab Utama Kematian, AstraZeneca dan Kemenkes RI Fokus Tangani Penyakit Tidak Menular
-
AstraZeneca Indonesia Gandeng Kimia Farma Trading & Distribution untuk Transformasi Layanan Kesehatan Primer
-
Penyakit Ginjal Kronis Duduki Peringkat ke-2, Habiskan Anggaran Rp 1,9 Triliun
-
AstraZeneca Indonesia Tekankan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Bayi Prematur
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto