SuaraBali.id - Presiden Jokowi sebut Provinsi Padang, padahal Padang adalah kota. Hal ini pun ramai di media sosial setelah Jokowi dinilai blunder minta rakyatnya makan babi panggang atau Bipang Ambawang beberapa pekan lalu.
Kendati sepele, namun sejumlah kalangan beranggapan, kesalahan tersebut terlalu elementer untuk pemimpin negara. Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat mengunjungi dan meninjau langsung Tol Sumatera.
Pidato tanpa teks. Padahal, di awal-awal pidatonya, dia terlihat tenang menyampaikan progress atau perkembangan pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.
Kala itu, dia berharap, Tol Sumatera bisa selesai tepat waktu.
“Pagi hari ini saya mengunjungi dan melihat progres perkembangan pembangunan jalan tol Trans Sumatera di ruas Dumai-Pekanbaru dan berada di sirip Pekanbaru-Palembang dan nanti kita ke arah Padang, sudah berjalan kurang lebih 40 km dan kita harapkan progresnya makin hari makin panjang,” ujar Jokowi, dilansir dari YouTube Sekretariat Negara, Rabu kemarin.
Barulah selanjutnya Jokowi nampak terpeleset dan menyebut Padang sebagai provinsi. Padahal seperti diketahui, padang merupakan kota yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat.
“Sekali lagi dengan terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol, kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing tinggi terhadap negara-negara lain dan produk-produk yang ada baik yang ada di Provinsi Riau dan Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk negara lain,” kata Jokowi.
Pernyataan Jokowi yang menyebut Padang sebagai provinsi rupanya menuai pro dan kontra di media sosial. Sebagian beranggapan, blunder tersebut merupakan kesalahan biasa dan manusiawi.
Namun, tak sedikit yang menilai, itu sudah keterlaluan, lantaran latar belakang Jokowi yang merupakan pemimpin negara.
Baca Juga: Sindir Jokowi, Rocky Gerung Usul Pertanyaan TWK: Adakah Bipang di Padang?
Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap merupakan salah satu pihak yang menyayangkan pernyataan Jokowi tersebut. Setidaknya, hal itu yang dia sampaikan melalui akun medsos pribadinya.
“Waduh, terlalu nih Pak Jokowi, masak bilang Provinsi Padang sih?” tulis Yan Harahap.
Berita Terkait
-
Jejak Digital Berbisa! Adian PDIP Unggah Pesan Jokowi untuk Bupati Pati yang Kini Ditangkap KPK
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain