SuaraBali.id - Satu keluarga dituduh dukun santet di Lombok Tengah disumpah di Musala. Mereka tidak mengakui sebagai dukun santet.
Sehingga tiga warga Dusun Montong Miana Desa Batujai Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) itu disumpah sebagai penyelesaian bersama warga.
Pengambilan sumpah warga inisial J, A, dan perempuan inisial A dihadiri Kapolsek Praya Barat bersama Kades Batujai, Babinsa Batujai dan Tokoh agama serta tokoh masyarakat di Musala Majemul Huda Dusun Montong Miana Desa Batujai, Senin (17/5/2021) sore.
Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto SH membenarkan pengambilan sumpah terhadap warga masyarakat Dusun Miana yang diduga melakukan santet. Bertempat di Mushola Majemul Huda dipimpin oleh Kyai Muhamad Zaenudin.
"Pengambilan sumpah sebagai bentuk penyeselasaian permasalahan agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/5).
Ditegaskan, dengan pengambilan sumpah yang telah dilaksanakan tersebut, masyarakat sudah menerima sebagai bentuk penyelesaian permasalahan dan J,A dan saudari A, sudah diterima oleh masyarakat untuk kembali ke rumahnya.
“Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar Situasi Kamtibmas terpantau aman terkendali,” katanya.
Berita Terkait
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi