SuaraBali.id - Cara menjaga pola makan saat lebaran agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Biasanya di Idul Fitri, banyak hidangan yang tersedia.
Ragam hidangan yang tersedia umumnya seperti nastar, ketupat sayur, opor ayam, gulai sapi, sate kambing dan sebagainya.
Kendati demikian, untuk merayakan kemenangan tentu tidak boleh menjadi alasan untuk mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan dan melupakan makanan sehat yang biasa dikonsumsi.
Kunci utama agar tetap sehat saat merayakan Idul fitri adalah dengan menghidangkan menu makanan serta cemilan yang sehat pula.
Founder Serasa Salad Bar Fitriani Rahmah membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar pola makan sehat tetap bisa dipertahankan saat Hari Raya Idulfitri.
“Boleh saja mengonsumsi makanan itu semua, boleh makan opor tapi jangan lupa makan sayurnya juga. Anda bisa selipkan sayuran-sayuran kukus sebagai menu pendampingnya, yang penting sayuran itu harusnya, konsumsi makanan tinggi serat itu sangat penting,” ujar Fitri dalam acara Ngabuburit Tokopedia dengan tema “Tren Belanja Online dan Inspirasi Makanan Sehat Jelang Lebaran” pekan lalu.
Selain itu, lanjut Fitri, Anda bisa juga membeli atau membuat kue-kue keringa yang gluten free.
“Biar lebih sehat dan aman juga kan buat percernaan. Anda bisa bikin sendiri,” ujarnya.
Tips selanjutnya adalah kurangi atau ganti minuman yang manis dengan minuman yang lebih sehat. Umumnya, sebagai pelengkap hidangan makanan dan minuman manis akan disediakan saat Lebaran.
Baca Juga: Ini Bahan Pangan Paling Banyak Dicari Selama Ramadhan hingga Jelang Lebaran
Anda perlu membatasi makanan dan minuman jenis ini. Terlalu banyak konsumsi makanan dan minuman manis hanya akan meningkatkan kadar gula darah Anda.
"Misalnya biasanya kan minum sirup, nah itu bisa diganti dengan minuman dari perasan air jeruk kan. Lebih sehat lalu manisnya juga manis alami dari buah," katanya.
Selain itu, banyak mengonsumsi air juga akan membuat Anda merasa segar dan terhidrasi sepanjang hari.
Berita Terkait
-
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah Tahun 2026? Cek Jadwal dan Penjelasannya
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Kapan 1 Ramadhan 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal Pasti Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Apa Itu Rompi Lepas? Diprediksi Jadi Tren Baju Lebaran 2026
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
18 Rumah Warga Kampung Bugis Roboh Dihantam Gelombang
-
BRI Tegaskan Peran Strategis Dorong Ekonomi Desa Lewat Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas X Halaman 27: Anak Muda Terjerat Pinjaman Online
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI Halaman 23: Fenomena Tren Makanan
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas VII Halaman 39: Pak Edo's Hobby