SuaraBali.id - Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung semprot AHY, Ketua Umum Partai Demokrat. Padahal AHY kasih masukan ke pemerintahan Jokowi untuk bantu keluarga korban KRI Nanggala tenggelam. AHY malah dikatai anak manja.
Hal itu dikatakan Dewi Tanjung dalam akun Twiiternya, Selasa (27/4/2021).
"Ciiee... Ciiiee anak papa yang manja sok-sokan kasih Masukan ke pemerintah. Urus partai aja Nggak mampu mau ikut campur sama urusan Pemerintahan. Ampuun deeh anak kemaren Sore mau mendikte pemerintahan. Zaman papaknya bagaimana tuh koreksi lagi donk," kata Dewi.
AHY minta pemerintah memperhatikan kesejahteraan keluarga 53 prajurit KRI Nanggala yang gugur saat bertugas di perairan utara Pulau Bali. AHY beralasan ini KRI Nanggala tenggelam adalah peristiwa besar.
AHY mengaku telah menyampaikan permintaan itu ke Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI.
"Memang sudah pasti ada perhatian dari negara sesuai prosedur tetap, tetapi ini peristiwa luar biasa, sehingga perhatian pemerintah pun harus luar biasa," kata AHY sebagaimana dikutip dari pesan tertulisnya.
AHY mengatakan ia telah memerintahkan Fraksi Partai Demokrat di DPR RI agar mendorong pemerintah memberi perhatian penuh kepada keluarga para prajurit KRI Nanggala-402.
Perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga para prajurit itu dapat diberikan lewat tiga hal pokok.
"Pertama, pemerintah dapat memberikan tunjangan penuh dengan memberikan gaji utuh, tidak dipotong sebagaimana halnya uang pensiun. Kedua, pemerintah dapat memberikan beasiswa hingga lulus universitas bagi seluruh putra-putri awak yang gugur. Ketiga, pemerintah dapat memberikan fasilitas perumahan bagi masing-masing keluarga yang ditinggalkan," kata AHY.
Baca Juga: Kunjungi Keluarga Kru Nanggala-402 Gugur, Ajudan Ungkap Tugas Berat Prabowo
Ketua umum Partai Demokrat berpendapat beban biaya yang bakal dikeluarkan negara untuk mewujudkan tiga usulannya itu tidak akan sebanding dengan pengorbanan nyawa 53 awak KRI Nanggala.
"Saya yakin pemerintah kita bisa mewujudkan ini. Beban biaya yang dikeluarkan negara untuk mewujudkan tiga harapan ini masih lebih kecil dibandingkan dengan pengorbanan nyawa yang sudah diberikan oleh 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur," kata AHY menegaskan.
Terkait harapan itu, Teuku Riefky sependapat dengan usulan AHY.
"Begitu masa persidangan di Senayan (DPR RI) dimulai, saya akan secara resmi langsung mengajukan usulan-usulan ini pada Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI, termasuk pastinya Kementerian Keuangan," kata Teuku Riefky, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh.
"Partai Demokrat sudah dan akan terus memperjuangkan harapan rakyat, termasuk para prajurit TNI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rakyat Indonesia," kata dia menambahkan.
Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada hari kelima pencarian, Minggu, mengumumkan tim pencari telah menemukan beberapa bukti bahwa kapal karam dan terbelah tiga.
Tag
Berita Terkait
-
Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar
-
AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
-
AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar