Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 23 April 2021 | 14:35 WIB
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno - Hatta pada H-1 jelang Lebaran, Selasa (4/6/2019). (Suara.com/Firsta Nodia)

Beberapa ahli menyebut tsunami Covid-19 itu disebabkan varian virus corona baru yang dikenal sebagai B.1.617 yang terdeteksi di India.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian tersebut muncul pada akhir 2020. Para pejabat WHO menyebut varian itu sebagai "mutan ganda".

Pertama kali dilaporkan ke publik pada 24 Maret 2020, ketika telah ditemukan lebih dari 200 sampel di negara bagian Maharashtra, India.

Baca Juga: Terekam CCTV, Maling Bobol Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Pirngadi Medan

Load More