SuaraBali.id - Buntut konten mesum Dokter Kevin, IDI akan atur dokter dalam bersosial media atau sosmed. Tujuannya agar dokter tidak merusak profesi dokter karena blunder di media sosial.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pukovisa Prawiroharjo. Pukovisa Prawiroharjo meminta para dokter bijak dalam menggunakan sosial media.
“Semoga dokter-dokter Indonesia dapat lebih baik dan lebih bijak dalam bermedia sosial, nanti kami dapat klarifikasi ke yang bersangkutan,” kata Pukovisa.
Selain itu, ke depan, MKEK berencana akan mengeluarkan fatwa etik kedokteran.
Fatwa ini nantinya akan mengatur aktivitas bermedia sosial bagi para dokter di Tanah Air.
Berdasarkan informasi, Kevin Samuel merupakan dokter magang lulusan tahun 2017 yang tengah bertugas di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Dokter Kevin dikecam bikin konten mesum ibu melahirkan. Dokter Kevin adalah dokter yang juga selebgram.
Dokter Kevin membuat konten yang diduga mesum yang dinilai pelecehan oleh beberapa pihak.
Dokter Kevin adalah dokter magang. Dalam akun TikToknya, Dokter Kevin mengungah celotehannya tentang wanita hamil kala melakukan persalinan.
Baca Juga: Dokter Kevin Minta Maaf Ekspresi Wajahnya di Konten TikTok
“Bidan: Dok tolong pasien Ny.A udh pembukaan berapa.. dokter: Oke kak.. *awkwardmoment,” tulis Kevin dalam akunnya @dr.kepinsamuelmpg.
Selain melampirkan lagu remix, Kevin juga memperlihatkan ekspresi yang dinilai melecehkan. Namun konten yang sudah kadung viral itu kini sudah dihapus dari akun dr Kevin.
Dilansir akun instagram Lambe Turah, Bahkan Aktivis Alissa Wahid berkomentar meminta Ikatan Dokter Indonesia menindak tegas dokter Kevin.
Terkait hal itu, Dokter Kevin langsung mengunggah permohonan maafnya atas video TikTok miliknya tentang persalinan menuai banyak kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak. Melalui video yang beredar di media sosial, dokter muda ini meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya perempuan.
“Selamat pagi teman-teman semua, kepada seluruh masyarakat, teman-teman netizen khususnya kaum wanita. Saya dokter Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan,” katanya sambil mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna merah dan hitam.
“Saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan,” katanya.
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan
-
Sosok dr Abdul Azis: Ketua IDI Makassar yang Meninggal Dunia di Mekkah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa