SuaraBali.id - Ada 7 cara semangat kerja saat puasa. Semangat kerja dan rajin bekerja bisa membuat perusahaan menilai baik pegawai. Bahkan bisa dapat bonus lebaran dan THR lebaran.
Pada dasarnya, Ramadhan bukan halangan bagi umat muslim untuk tetap berakvitas. Hanya saja, sering kali energi kita sedikit lebih mudah terkuras karena menjalankan ibadah puasa dan berujung dengan perasaan malas beraktivitas atau bekerja.
Merangkum British Council dan Monster Gulf, ada tujuh tips yang bisa dilakukan untuk terus merasa semangat selama bekerja sambil berpuasa.
Berikut 7 cara semangat kerja saat puasa:
1. Memantapkan niat dan tekad
Pertama dan utama adalah memantapkan niat serta tekad untuk menjalani hari dengan semangat. Meskipun mungkin menghadapi banyak tantangan selama puasa, kita harus berusaha selalu memotivasi diri untuk semangat.
2. Makan sahur secukupnya
Selanjutnya adalah perhatikan menu yang disantap saat sahur. Pilihlah menu dengan gizi yang seimbang dan tidak berlebihan selama sahur. Makan berlebihan saat sahur justru akan membuat kita mengantuk dan tidak berenergi.
3. Hindari kafein
Baca Juga: 3 Cara Puasa Agar Tidak Cepat Haus di Siang dan Sore Hari
Kafein mungkin sering diandalkan sebagai pencegah rasa kantuk di hari-hari biasa. Tapi selama Ramadan, sebaiknya kita menghindari konsumsi kafein saat sahur atau pun berbuka. Pasalnya, kafein dikhawatirkan bisa membuat perut sakit dan mual.
4. Perhatikan waktu tidur
Waktu tidur juga harus diperhatikan agar bisa terus semangat dalam bekerja. Cobalah untuk tidur lebih awal agar kita juga tidak kesulitan untuk bangun sahur. Kemudian, usahakan jangan tidur lagi setelah sahur dan salat Subuh karena bisa membuat kita merasa lesu.
5. Olahraga
Alih-alih tidur, waktu setelah salat Subuh bisa dimanfaatkan untuk olahraga atau aktivitas fisik lain. Pilihan aktivitas ini bisa melepaskan endorfin yang bermanfaat untuk meningkatkan mood sehingga kita menjadi lebih semangat menjalani hari. Namun, hindari olahraga berat seperti lari dan angkat beban dan batasi waktunya maksimal 60 menit.
6. Selipkan aktivitas lain saat bekerja
Berita Terkait
-
Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!
-
Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS
-
Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan
-
Mengajari Anak untuk Puasa dan Taqwa Lewat Buku Ramadan for Everyone
-
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN