SuaraBali.id - Pohon Beringin berusia ratusan tahun di Pura Subak Ulun Suwi Banjar Perean, Pupuan, Tegallalang, Gianyar, tumbang pada Kamis (8/4) sekitar pukul 03.00 WITA.
Dilansir dari Beritabali.com, pohon tua itu tumbang diduga karena batangnya sudah lapuk. Kelihan Banjar Perean, I Made Widana mengatakan, akibat pohon tumbang, dua pelinggih yang ada di sebelahnya langsung roboh menyentuh tanah.
"Perkiraan tumbangnya pohon dini hari, baru diketahui oleh warga kami jam 7 pagi," ujarnya.
Dua pelinggih tersebut yaitu Sedahan anglurah dan Penyawangan segara. Sesuai kepercayaan dan hasil rembug pihak terkait, pengempon Pura Subak itu menggelar upacara pengulapan.
Atas Kejadian tersebut dilaksanakan paruman dengan parajuru dan pemangku, hasil keputusan pembersihan pohon dan ranting beringin dilakukan menunggu hari baik.
"Rencana dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 09 April 2021," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dari musibah ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat