Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Minggu, 04 April 2021 | 20:50 WIB
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

SuaraBali.id - Sebuah penelitian memperlihatkan bahwa orgasme dapat membantu meredakan sakit kepala. Bagaimana aktivitas seksual bisa memberikan dampak demikian?

Penelitian menunjukkan bahwa orgasme dan bahkan sekadar pelukan, bisa sama efektifnya dengan obat untuk mengurangi gejala sakit kepala.

Dalam hal ini, Profesor Amanda Ellison yang bekerja di Universitas Durham dan menulis sebuah buku berjudul "Splitting: The Inside Story on Headaches".

Melansir dari Metro, saat mengalami orgasme, seseorang melepaskan serotonin atau sering disebut hormon bahagia. Orang yang sering migrain mempunyai hormon ini dalam kadar rendah.

Dalam penelitiannya, Profesor Ellison menyatakan bahwa seks menghasilkan suntikan serotonin. Kasus dua laki-laki penderita sakit kepala cluster episodik satu berusia 61, sedangkan lainnya berumur 47 tahun.

Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Ketika mengalami orgasme dengan pasangannya masing-masing, kedua pria itu melaporkan sakit kepala mereka tiba-tiba menghilang. Namun, Anda tak perlu terlalu banyak bermain-main untuk membantu mengatasi migrain.

Meski begitu, tak hanya serotonin yang dilepaskan saat orgasme, hormon oksitosin, zat kimia otak lainnya yang kadang disebut sebagai hormon cinta juga membantu mengatasi sakit kepala.

Hormon ini kerap dilepaskan saat seseorang memeluk orang lain, khususnya orang terdekat. Kalau kepala Anda pusing dan Anda ingin menghindari penggunaan obat penghilang rasa sakit, pelukan yang hangat dapat menjadi salah satu solusinya.

"Hal lain yang mampu mengatasi pusing kepala termasuk kafein dan cokelat. Mengonsumsi salah satu dari hal-hal ini meningkatkan kadar serotonin Anda yang bisa membantu mengatasi migrain kalau Anda mengalaminya," terang Prof. Ellison menambahkan.

Baca Juga: Lelaki Mesti Tahu, Begini Cara Bikin Penis Makin Sensitif

Load More