SuaraBali.id - Putri Gus Dur, Yenny Wahid menilai Hotman Paris lakukan pelecehan seksual dengan menyentuh rambut perempuan yang dia tidak kenal dengan sengaja. Bahkan tuduhan Hotman Paris lakukan pelecehan seksual juga digaungkan Jamshed M Kazi, seorang UN Women Representative-Indonesia & Liaison to ASEAN.
Awal tudingan itu saat pengacara kondang itu jadi sorotan warganet dengan menampulkan sebuah video lagi memegang rambut seorang wanita yang tak dikenal.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Kokoholy.
Dalam video tersebut, Hotman Paris terlihat sedang bersama Koko Holy di sebuah tempat umum.
Nampaknya, keduanya menjalani sebuah challenge alias tantangan untuk menyentuh rambut wanita yang tak dikenalnya.
“Ini Hotman Paris sama Koko Holy Holywings, berani enggak menyentuh rambut cewek ini walaupun tidak kenal. Coba,” kata Hotman Paris dalam video tersebut dikutip Rabu (31/3/2021).
“Coba ayo, berani enggak?!” timpal Koko Holy.
Keduanya lantas mendekati seorang wanita yang sedang duduk sendirian.
Datang dari belakang wanita tersebut, Hotman Paris dan Koko Holy lalu menyentuh rambut wanita itu secara perlahan.
Merasa rambutnya disentuh, wanita tersebut pun lantas menengok ke arah Hotman Paris. Ketika wanita tersebut menengok, Hotman dan Koko Holy kemudian menyudahi aksinya.
Baca Juga: Remehkan Penderita Eating Disorder, Anak Hotman Paris Sentil Luna Maya
“Berani kan, berani sentuh cewek walaupun enggak kenal,” ujar Hotman Paris lagi.
Video TikTok itu diunggah ulang di Twitter oleh akun @pepsicko. Dalam tulisannya, ia menilai perbuatan Hotman dan Koko Holy itu sebagai tindakan yang tidak lucu sama sekali.
“Kurang bisa akrab sama orang-orang yang mikir kalau Hotman Paris lucu,” kata akun tersebut.
Cuitan itu kemudian mendapat respons dari Jamshed M Kazi, seorang UN Women Representative-Indonesia & Liaison to ASEAN.
Dalam tulisannya merespons unggahan tersebut, ia mengatakan bahwa tindakan Hotman dan Koko Holy itu merupakan pelecehan seksual dan itu bukan merupakan lelucon.
Jamshed juga meminta agar perilaku pelecehan seperti yang Hotman Paris dan Koko Holy lakukan tidak dinormalisasi.
Berita Terkait
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Full Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai
-
Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Bea Cukai, Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Terjadi di New York
-
After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Praktik Curang di Program Makan Bergizi Gratis, Lalu Iqbal: Tobat atau Saya Tangkap!
-
Lombok Tengah Dukung Penutupan Sementara MBG Saat Libur Sekolah
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan