SuaraBali.id - Beredar status Instagram diduga milik L, bomber Gereja Makassar atau pelaku bom Gereja Makassar. Dalam status Instagram itu tertulis status pemilik calon mati syahid.
Akun Instagram dengan nama pengguna @abo.hld3209. Kini Instagram itu sedang disorot warganet karena diduga merupakan akun milik pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.
Hal ini pertama kali dicurigai oleh warganet @by_tukangrosok yang mengatakan bahwa akun tersebut ialah milik pelaku aksi teror tersebut.
"Profil teroris pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar. Dia terpelajar tapi sayang karena kepintarannya dia menjadi jahil (bodoh)," tulis @by_tukangrosok, dikutip terkini.id, Senin (29/3/2021).
Setelah ditelusuri, akun bernama Ibnu ini menuliskan keterangan pada bionya yakni 'penegak khilafah, calon mati syahid, dan jihad fisabilillah'.
Melansir dari unggahan @by_tukangrosok, akun tersebut tak hanya membagikan foto-foto pribadi melainkan memamerkan foto senjata api dan foto peperangan.
Senada dengan pemberitaan SindoNews, akun tersebut terlihat terobsesi dengan aktivitas terorisme dan kebencian.
Hal ini dilihat dari unggahan yang telah diunggah dan 144 akun lain yang diikutinya.
Unggahan @by_tukangrosok kemudian dikomentari oleh warganet yang sebagian besar mengutuk keras pelaku.
Baca Juga: Habib Rizieq Kecam Bom Gereja Makassar: Kalau Itu Jihad, Keliru!
"Pintar, beragama, sayang sekali kewarasannya hilang. Wadahnya tetap kosong walau diisi Ilmu dan agama," tutur seorang warganet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas