SuaraBali.id - Entah apa yang ada dipikiran MR (31) hingga tega menghabisi nyawa istrinya. Ironisnya, suami bunuh istri dilakukan di depan anak mereka yang masih balita.
MR menganiaya istrinya, Aliyawati hingga meninggal dunia. Padahal saat itu, keduanya disebut-sebut berencana mengurus perceraian sebelum insiden nahas tersebut.
Santer beredar motif suami bunuh istri arena cemburu ada orang ketiga. Namun belakangan kabar tersebut dibantah oleh pihak keluarga Aliyawati.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), ayah angkat korban, Syafruddin juga membantah isu motif pembunuhan karena perselingkuhan, yang diungkapkan tersangka kepada polisi dan media.
"Motif perselingkuhan yang melatar belakangi pembunuhan itu tidak benar. Kami sampai tidak berani membaca berita karena kami sedang berduka. Ditambah lagi pemberitaan seperti itu, semakin kami terpukul," ungkapnya.
Ia menuturkan, sebelum kejadian pelaku memang sering cekcok dengan korban sampai mengancam korban akan membunuhnya.
"Masalah itu sebenarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun pelaku nekat membunuh korban secara tidak manusiawi," katanya.
Menurutnya, pelaku telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Bahkan sebelum kejadian, pelaku sudah membuat surat pernyataan perceraian dengan korban dan disaksikan oleh kedua keluarga.
"Rencana hari Rabu (24/3) mereka akan ke pengadilan agama untuk mengurus perceraian, namun sayangnya korban terlebih dahulu dibunuh dengan cara tidak wajar," katanya.
Baca Juga: Cerita Pemuda Malang Tega Bunuh Ayah Kandung hingga Berujung di RSJ
Sekira dua bulan lalu, tambahnya korban pernah disiksa hingga lebam. Saat itu pihak keluarga tidak mempermasalahkannya.
"Intinya tidak benar berita yang beredar bahwa motifnya cemburu karena korban selingkuh. Mohon media jangan memberitakan yang tidak benar, dan kami harap pihak kepolisian menghukum pelaku seberat-beratnya," katanya.
Untuk diketahui, jenazah Aliyawati, ditemukan di Pantai Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB_.
MR mengaku membunuh Aliyawati di depan anak mereka.
"Saat saya membunuhnya, anak saya mengetahui dan saya tempatkan dia di atas berugak yang tidak jauh dari TKP," sambungnya.
Usai membunuh istrinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolres Sumbawa Barat, Selasa (23/3) sekitar pukul 13.30 WITA.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal
-
Gubernur Koster Tegas: Jangan Biarkan AI Hapus Kecerdasan Budaya Bali
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah