SuaraBali.id - Selama ini, Pulau Dewata terkenal sebagai salah satu primadona tujuan wisata Indonesia. Khususnya bagi wisatawan mancanegara atau wisman. Beragam keindahan alam laut, pantai, sampai pegunungan, air terjun, dan sungai memuaskan minat para turis.
Demikian pula wisata budaya, sampai berjenis satwa di Bali yang menghadirkan kekaguman para tamu. Seperti gajah, penyu, ikan mola-mola, sampai aneka burung.
Nah, untuk melengkapi suguhan pariwisata Bali tadi, sebuah sektor siap dibuka. Yaitu wisaya otomotif.
Dikutip dari kanal otomotif Suara.com, jaringan SuaraBali.id, Ketua Ikatan Motor Indonesia atau IMI Pusat, Bambang Soesatyo serta jajaran penyelenggara event balap roda dua sampai roda empat baru saja bertolak dari Bali.
"Pembangunan Bali Pecatu International Circuit sangat diperlukan. Di sini kita akan membangun sirkuit untuk Gokart World Championship, drag bike, mini MotoGP, balap motor road race underbone, dan sebagainya," papar Bamsoet dalam pernyataan tertulis, Kamis (25/3/2021).
Bali Pecatu International Circuit emiliki lokasi yang sangat strategis yang berdekatan dengan Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Bali. Di sekitarnya sudah ada prasarana pendukung seperti hotel bintang 1 sampai 6, hingga kawasan kuliner dan pendukung lainnya.
Adapun tujuan pembangunan trek balap multi-cabang itu selain dijadikan destinasi sport otomotif juga diharapkan menumbuhkan bibit pembalap muda yang tangguh.
"Panjang lintasan sirkuit bisa mencapai 1,5 km. Bisa digunakan menggelar balap motor kelas hingga kejuaraan gokart, dari tingkat nasional hingga internasional. Sekaligus sebagai persiapan Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah kejuaraan motor internasional," lanjut Bambang Soesatyo, juga menjabat sebagai Ketua MPR RI.
Dalam peninjauan tadi, ia ditemani para pengurus IMI Pusat, antara lain Bendahara Umum Effendy Gunawan, Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar, dan Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola.
Baca Juga: Wisata Bali: Jadwal Kunjung Turis Asing Setelah Batam - Bintan
Bamsoet juga menyebutkan bahwa mengatakan bahwa Organisasi Wisata Dunia, dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) mencatat sepanjang 2019, sektor sport berkontribusi 10 persen dari total industri pariwisata dunia.
"Pertumbuhannya juga terus menjanjikan. Membangun sirkuit bertaraf internasional di Bali adalah langkah tepat untuk semakin menarik turis wisata olah raga datang ke Bali," pungkas Bambang Soesatyo.
Berita Terkait
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar