SuaraBali.id - Warga Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, gempar dengan penemuan mayar pria dalam kondisi mengapung di sekitaran laut Dermaga Sape, Minggu (21/3/2021) siang.
Mayat tersebut ditemukan warga sudah dalam kondisi mengenaskan. Selain membusuk, bagian lengan dan kaki dari jenazah pria malang itu juga tidak ada.
Warga yang menemukan mayat tersebut kemudian buru-buru melaporkannya ke pihak kepolisian Polsek Sape, sebagaimana dilansir BeritaBali --jaringan Suara.com, Selasa (23/3/2021).
Kapolsek Sape, AKP Quraisin mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang nelayan yang tengah memperbaiki perahu miliknya. Kemudian diberitahukan ke warga sekitar dan melaporkannya ke petugas.
"Di TKP, anggota langsung melakukan evakuasi. Setelah itu, mayat diangkat dengan menggunakan mobil patroli menuju ke Puskesmas Sape, dan langsung dibersihkan guna dilakukan proses otopsi," kata AKP Quraisin.
Kapolsek juga menjelaskan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut belum dapat dikenali identitasnya. karena kondisi jasadnya sudah membusuk, Bahkan kedua bagian kaki dan lengannya sudah tidak ada.
Dilihat dari kondisi jasadnya, diperkirakan mayat tersebut sudah lebih dari 10 hari mengapung di air. Apalagi kedua tangan dan kakinya sudah tidak ada, sehingga sulit untuk dikenali.
"Saat ini kami sudah melaporkan peristiwa tersebut ke jajaran Polres Bima kota, agar segera mendatangkan Tim Inafis untuk melakukan proses identifikasi," tandas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Detik-detik Penemuan Mayat Guru Paruh Baya Tewas di Bekasi
-
Soal Penemuan Mayat Guru di Bekasi, Polisi: Diduga Tewas Gegara Sakit
-
Geger Penemuan Mayat Guru Paruh Baya di Dalam Rumah di Bekasi
-
Kena Kepala, Detik-detik Titin Siang Bolong Ketiban Potongan Kaki Manusia
-
Kejatuhan Potongan Kaki Manusia, Pedagang di Ambassador Kira Kompor Meleduk
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN