SuaraBali.id - SBY curhat lagi. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono curhat di YouTube lewat narator yang membacakan tulisan SBY.
Sebelumnya, Partai Demokrat sedang mengalami konflik internal usai penyelenggaraan KLB Demokrat di Deli Serdang. Partai Demokrat dikudeta Moeldoko untuk mendongkel kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Dalam curhatannya itu, SBY mencurahkan isi hati dan menyebut perbuatan dan perlakuan sejumlah sahabatnya yang sangat melukainya. Curahan hati SBY itu dibagikan melalui media social Facebook, Youtube SBY dan akun Instagram istrinya, Ani Yudhoyono in Memoriam.
SBY curhat di sebuah tulisan berjudul ‘Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Terlambat, Tapi Pasti' itu tertanggal 15 Maret 2021. Khusus di Youtube, curhatan SBY dibacakan narator.
“Di keheningan malam itulah, aku berkontemplasi untuk mencari hikmah dari cobaan baru yang kualami,” ujar SBY.
SBY dalam tulisan tersebut mengatakan bahwa dengan kekuatan iman yang dimilikinya, ia mencoba mengajukan pertanyaan kepada Sang Pencipta. Tak hanya itu, ia juga mengaku, mencoba mengadu, mengapa cobaan itu mesti datang seperti itu. Dalam tulisan ini, ia mencurahkan perasaan kecewanya mengenai apa yang telah terjadi dalam partainya.
“Perbuatan dan perlakuan sejumlah "sahabat" yang sangat melukaiku. Juga melukai orang-orang yang setia, yang mencintai dan berjuang di sebuah perserikatan partai politik, yang selama 20 tahun aku juga ikut bersamanya," tuturnya.
Presiden ke-6 Indonesia ini juga mengatakan bahwa perbuatan tersebut tak masuk akal dan tak beretika.
"Sesuatu yang tak pernah kubayangkan bahwa itu bakal terjadi. Sesuatu yang menabrak akal sehat, etika dan budi pekerti. Juga bertentangan dengan sifat keperwiraan dan kekesatriaan,” ujarnya.
Baca Juga: Bulat Dukung AHY, Demokrat se-Riau Datangi Kanwil Kemenkumham
Meskipun demikian, SBY mengaku dirjya hendak meratapi hal tersebut atau bahkan meminta-minta kepada Allah di luar yang seharusnya.
“Aku anak desa yang dibesarkan di tanah Pacitan, yang ketika aku remaja penuh dengan tantangan, baik alam maupun kehidupan,” sambung ayah dari dua anak ini.
SBY mengaku bahwa masa lalunya jauh dari kecukupan dan tak begitu mudah.
“Aku kerap terbanting dalam duka dan nestapa, meski sekejappun tak pernah kufur dari rasa syukur," ucap SBY.
Kata SBY, di usianya yang makin menua, dia sering mengalami berbagai macam kesulitan.
"Justru dalam usiaku yang memasuki tujuh dasawarsa ini, aku sering mengalami kesulitan bagaimana caraku berterima kasih kepada Sang Khaliq, yang telah memberiku begitu banyak berkah dan anugerah,” imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kenang Guruh Soekarnoputra, SBY Cerita Momen saat Keduanya Berbagi Kanvas di Pameran Lukisan
-
Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu
-
Menko IPK Minta Kota Bersiap, tapi Mengapa Birokrasi Daerah Lambat?
-
Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY
-
AHY Diprediksi Bakal Jadi Pesaing Kuat Gibran di Bursa Cawapres 2029
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani
-
9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya
-
Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren
-
Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu
-
Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial