SuaraBali.id - Gatot Nurmantyo bongkar sosok yang ajak Moeldoko kudeta Partai Demokrat dan menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Meski Gator Nurmantyo tak sebut nama
Gator Nurmantyo mengatakan sosok yang mengajaknya itu hadir di dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sibolangit, Sumatera Utara.
“Saya pastikan orang itu ada di sana. Terlihat di kamera atau tidak, saya tidak tahu. Tapi dia ada di sana,” ujarnya, dikutip dari video yang ditayangkan di kanal youtube tvOne pada Senin (8/3/2021).
Apakah sosok tersebut adalah salah satu dari tujuh kader yang dipecat?
“Tidak. Bukan dari mereka,” tegasnya.
Untuk diketahui, tujuh kader yang dimaksudkan tersebut adalah Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya dan Marzuki Alie. Gator Nurmantyo juga menyampaikan bahwa orang tersebut adalah sosok yang sangat berpengaruh namun sudah tidak aktif di Demokrat.
“Ini orang sangat berpengaruh, tapi saya tidak usah sebutkan namanya,” ujar Gatot.
“Orang ini tidak di Demokrat sekarang ini, tetapi dia tidak dipecat, tetapi dia tidak aktif di Demokrat saat ini,” katanya.
Ketika ditanya apakah orang yang mengajaknya adalah orang yang sama dengan orang yang mengajak Moeldoko, Gatot menjawab tidak.
Baca Juga: Buntut Santet, Bupati Lebak Iti Jayabaya Dituduh Ancam Bunuh Moeldoko
Kendati demikian, Gatot mengatakan bahwa orang tersebut mengenal Moeldoko dan perneh bertemu.
“Saya pikir dia tidak, tampaknya seperti itu. Tetapi dia tahu persis dan pernah ketemu,” ungkapnya.
Gatot juga memberikan gambaran bahwa sosok yang mengajaknya adalah orang yang membantu dalam terbentuknya Partai Demokrat, namun mundur ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selesai memimpin.
“Orang ini dapat dikatakan ikut bersama-sama membantu lahirnya Demokrat. Kemudian, punya hubungan yang sangat kuat dengan SBY. Kemudian orang ini begitu Pak SBY selesai, dia mengatakan ‘Pak, saya sekarang di di Demokrat lagi, karena Bapak sudah selesai, saya akan jadi orang bebas’,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
-
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?
-
Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
Jarak Tempuh Terlalu Jauh, ASN Menyerah Gunakan Sepeda ke Kantor
-
Kinerja BRI Tetap Solid, Laba Bersih Tumbuh 13,7% Capai Rp15,5 Triliun di Awal 2026
-
Undian Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Raih Experience Eksklusif Menyaksikan Barcelona di Camp Nou
-
Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah