SuaraBali.id - Pesawat mendarat darurat di Bandara Internasional Khartoum karena pilot diserang kucing saat terbang.
Seekor kucing membuat sebuah penerbangan di Sudan harus mendarat darurat karena hewan tersebut mengamuk di kokpit dan kru pesawat tidak dapat mengendalikannya.
Kejadian itu terjadi setelah hampir setengah jam lepas landas dari Bandara Internasional Khartoum pada Rabu (3/3/2021), penumpang tak terduga tersebut masuk ke kokpit dan menyerang pilot.
Kucing tersebut semakin ganas dan melancarkan serangan ke seluruh kru hingga mereka tidak dapat mengendalikan hewan tersebut.
Ketika semua orang gagal mengendalikan kucing itu, pilot memutuskan untuk berbalik untuk melakukan pendaratan darurat.
Seperti yang dilaporkan oleh media lokal Al-Sudani, insiden tersebut menimpa maskapai Sudanese Tarco, yang akan terbang menuju ibu kota Qatar, Doha.
Tidak ada korban dalam insiden tersebut dan semua penumpang dilaporkan mendarat dengan selamat. Namun, masih belum jelas bagaimana kucing itu berhasil menyelinap ke dalam pesawat.
Menyadur Indian Times, Rabu (3/3/2021) pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Khartoum.
Menurut laporan media lokal, ada spekulasi bahwa kucing itu mungkin memasuki pesawat sejak malam hari saat terparkir di hanggar bandara Khartoum.
Baca Juga: Ngeri... Ditemukan 600 Makam Kucing, Anjing, dan Monyet dari Mesir Kuno
Insiden tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Pada tahun 2004, RT melaporkan adanya seekor kucing bernama Gin mengamuk di kokpit di tengah penerbangan setelah melarikan diri dari kandangnya.
Gin memaksa maskapai penerbangan Belgia yang membawa 62 penumpang untuk kembali ke Brussel. Kucing tersebut masuk ke dalam kokpit saat pramugari menyajikan makanan untuk pilot.
Pada tahun yang sama, kucing penumpang gelap lainnya memasuki kokpit pesawat yang terbang dari kota Sylhet menuju Dhaka dan menerkam pilot menurut laporan New Age.
Setelah mendarat, kru dan staf bandara harus mengejar kucing tersebut di dalam pesawat selama dua jam sebelum akhirnya tertangkap.
Berita Terkait
-
Viral Anjing Berkeliaran dan Diduga Serang Kucing di Jagakarsa, Sudin KPKP Beri Peringatan
-
Bebas Bulu dan Bau Kotoran! 3 Air Purifier Khusus Pecinta Kucing, Mulai Rp1 Jutaan
-
Punya Kucing di Rumah, Kenapa Interior Juga Perlu Ikut Beradaptasi?
-
Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing
-
Vaksinasi Anjing dan Kucing Gratis, Menuju Indonesia Zero Rabies 2030
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN