SuaraBali.id - Pencatat meteran listrik PLN tabrak sapi sampai kritis. Pencatat meteran listrik PLN tabrak sapi saat naik motor dengan kecepatan tinggi.
Kecelakaan tunggal ini terjadi di Jalan Lintas Kore, tepatnya di Dusun Cakra Baru, Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 14.15 WITA.
Pengendara motor yang diketahui sebagai pencatat meteran listrik PLN tersebut ditemukan warga dalam kondisi kritis. Sapi yang dia tabrak saat melintas di jalan.
Pencatat meteran listrik PLN itu bernama Supardin alias Supar (36 tahun), warga Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Dompu. Korban juga sehari-hari berprofesi sebagai petugas pencatatan Meteran Listrik, PLN Unit Manggelewa.
Kapolsek Manggelewa, Iptu Rodolfo M De Araujo, yang menerima laporan warga melalui hand phone (HP) langsung memerintahkan anggota piket jaga gar melakukan sket atau olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sambil menunggu petugas Unit Laka Lantas dari Polres Dompu, untuk mengetahui terangnya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut.
Menurut keterangan warga setempat, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri (pingsan). Dengan keadaan banyak bercak darah keluar di bagian kepala dan telinga korban.
“Korban saat itu pulang dari pemancingan ikan, menuju rumahnya, untuk mengambil rekening pembayaran listrik. Tiba-tiba di tengah jalan, ada sapi yang melintas ke badan jalan. Sontak korban kemudian langsung menabrak sapi tersebut mengingat sapinya meloncat tepat di depan korban,” jelas Kapolsek, dari keterangan saksi.
“Saksi juga menyebutkan, korban melaju dengan kecepatan tinggi hingga dirinya tidak mampu menahan laju. Akhirnya menabrak sapi yang sedang melintas di tengah jalan raya. Saat menabrak sapi, ia terpental keluar sejauh sekitar 10 meter dari titik tabrakan,” ujar Iptu Rudolfo.
Baca Juga: Pasokan Listrik 162.047 Pelanggan PLN UP3 Cikarang Terdampak Banjir
Saat kejadian, tambahnya, korban mengendarai Sepeda Motor Honda Beat X-Raid. Warga sekitar yang ada di lokasi kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Soriutu, Desa Lanci Jaya.
Namun, mengingat kondisi korban terlalu kritis, tidak bisa ditangani di Puskesmas, korban langsung di rujuk ke RSUD Dompu untuk ditangani lebih lanjut.
Untuk itu, Kapolsek mengimbau pada pengguna jalan, agar mengenakan helm dan masker serta lebih berhati-hati terhadap ancaman yang bisa datang kapan saja selama berkendara.
Di samping itu, dihimbau juga pada para pemilik ternak, seperti sapi, kambing dan kerbau, supaya tidak dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya hingga mengancam nyawa para pengguna jalan.
Berita Terkait
-
ShopeePay Ungkap Cara Praktis Hemat Tagihan Listrik, Pulsa, dan Kebutuhan Digital
-
Korupsi Pinjaman Proyek Batu Bara PLN Bikin Negara Rugi Rp38,8 Miliar, Dua Orang Jadi Tersangka
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
-
Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka