SuaraBali.id - Selain menawarkan sejuta pesona keindahan alam, Bali juga mempunyai kuliner unik. Salah satunya Loloh Cemcem.
Loloh Cemcem adalah jamu khas Bali yang berkhasiat tinggi. Biasanya minuman itu dijadikan oleh-oleh para pelancong.
Bukan tanpa sebab, selain berkhasiat loloh cemcem harganya relatif terjangkau.
Loloh cemcem adalah produk minuman Desa Penglipuran, Kecamatan Bangli, Bali yang sempat dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia.
Biasanya Loloh atau jamu cemcem dijual di warung-warung pinggir jalan. Selain itu ditemukan di sejumlah festival kuliner dan acara-acara besar di Pulau Dewata.
Apa itu Loloh Cemcem?
Dikutip dari Solopos (jaringan Suara.com), loloh cemcem berasal dari kata kecemcem (Spondias pinnata) atau sejenis kedondong hutan yang tumbuh liar di sekitar Desa Penglipuran.
Minuman itu dibuat dari daun tanaman cemcem tersebut. Caranya yakni dengan menumbuk halus daun, lalu dicampur dengan asam, gula aren, daun sirih, sedikit caai dan kelapa muda bisa juga kayu manis.
Campuran itu kemudian ditambahi air, dimasak, didinginkan lalu disaring. Setelah jadi dimasukkan ke dalam botol dan terlihat warnanya hijau.
Baca Juga: Curhat Istri Tak Rela Suami Masih Sering Mabuk: Ngakunya Cuma Buat Jamu
Saat ditenggak, loloh cemcem menawarkan sensai rasa tak biasa. Kecut, pedas, sepat, asin, manis hingga sedikit pahit jadi satu.
Untuk menikmatinya, loloh cemcem bisa diserutp dalam keadaan hangat atau dingin, sesuai selera penikmatnya.
Adapun untuk khasiatnya, jamu tersebut tak kalah menggiurkan. Sejumlah sumber menyatakan minuman ini berkhasiat menambah selera makan, meredakan panas dalam dan menjadi obat batuk yang manjur dan menyegarkan tubuh.
Sementara menurut penelitian, loloh cemcem ini bisa menurunkan tensi, melancarkan pencernaan dan baik untuk ibu menyusui.
Sejak 2011, loloh cemcem dengan kemasan sederhana mulai muncul. Ada pula yang menggunakan botol kaca sehingga terlihat bersih.
Beberapa restoran berkelas dan spa-spa tertentu juga menyajikan minuman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Konsisten Dorong Ekonomi Kerakyatan, Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
Dentuman Keras Iringi Erupsi Lewotobi Laki-laki, Radius 5 Kilometer Disterilkan!
-
Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Bule Mesum di Halaman Rumah Warga Bali Ditangkap, Hendak Kabur ke Australia