SuaraBali.id - Komika Ridwan Remin mengaku dirinya enggan meminta maaf kepada Ruben Onsu terkait video yang diduga menghina keluarga sang presenter.
Diketahui, Ridwan Remin sempat mengunggah video stand up show di channel Youtubenya tahun 2019. Di salah satu bagiannya, dia menyinggung nama Betrand Peto dan Sarwendah Tan.
Komika tersebut sempat menyinggung kata 'sange' ke dalam materi roastingnya, diduga membicarakan soal Betrand Peto dan Sarwendah Tan.
Itu kemudian menjadi permasalahan hingga akhirnya membuat Ruben Onsu bereaksi dan menyentilnya di Instagram.
Tak hanya itu, adik Ruben Onsu, Jordi Onsu sampai mengadukan Ridwan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Ridwan Remin pun akhirnya dipanggil KPAI. Saar memenuhi panggilan, dia menjelaskan materi komik yang dibawakannya.
Dia mengklaim kalau naskah itu sudah ia rencanakan, tidak ada yang keliru menurutnya.
"Memang sudah terskrip materinya. Saya bikin materi terkait materi kenal dan tahu saat itu soal mereka (Betrand Peto dan Sarwendah Tan)," kata Ridwan Remin di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat , Senin (15/2/2021).
Lelaki 28 tahun ini menganggap selama 15 menit video, isi materi soal Betrand Peto dan Sarwendah hanya beberapa menit.
Baca Juga: Imbas Roasting Betrand Peto, Ridwan Remin Dipanggil KPAI
"Kalau nonton video (full) 15 menit kan mungkin akan lebih maklum, dan nggak mungkin akan fokus ke situ juga kalau nontonnya yang panjang. Sementara kalau di-upload ulang cuma bagian itu, ya gimana," katanya membela diri.
Ridwan Remin tak menitikberatkan soal dirinya bersalah atau pun tidak. Terlepas dari itu, ia menegaskan tak akan meminta maaf ke pihak Ruben Onsu atau keluarganya.
"Nggak (ada niat minta maaf)," jelas Ridwan Remin.
"Ya bukan bersalah atau tidak bersalah, memang tujuannya tidak ke sana (menyinggung)," katanya menjelaskan.
Finalis Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 7 itu paham kalau Ruben Onsu selaku suami dan ayah dari Sarwendah dan Betrand tersinggung dengan materinya. Namun, hal itu adalah hak dan responnya.
"Iya, tidak apa-apa boleh aja (tersinggung). Orang tersinggung tidak apa-apa. Itu konsekuensi kita bikin materi dan orang merespons, saya merespons karena dia bikin konten. Sama aja kan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar