SuaraBali.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Nengah Sumardi menyesalkan kebocoran pendapatan sektor galian C Karangasem, Bali.
Dia menilai ini terjadi karena ada oknum pengusaha dan petugas portal yang main curang.
Tak tanggung-tanggung, menurut I Nengah Sumardi kebocoran pendapatan galian C mencapai 150 persen.
"Tentunya kebocoran ini pasti karena ada permainan antara pengusaha dan penjaga portal," ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com, Kamis (5/2/2021)
Untuk itu, Dewan Karangasem mendorong Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar membentuk pengawasan terhadap pegawai yang dipekerjakan di pos - pos portal galian C.
"Nah sekarang untuk mencegah adanya permain oknum ini kita harus membuat sebuah sistem entah sistem elektronik misalnya seperti portal elektronik," sambungnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap ada tindakan tegas apabila sampai ada petugas portal yang kedapatan dan terbukti melakukan kecurangan.
"Harus tindak tegas, kalo sudah diberikan surat peringatan juga tidak dihiraukan ya pecat saja, tidak memandang siapapun itu, entah orangnya si ini atau orangnya si itu," jelas Sumardi.
Lebih lanjut, Sumardi menyebut pihaknya sempat beberapa kali turun melakukan pengawasan hanya saja pada saat itu tingkat kebocoran pendapatan galian C Karangasem tidak sampai sejauh ini.
Baca Juga: Lokasi Test Rapid Antigen di Bali Berdasarkan Kabupaten dan Tarifnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel