SuaraBali.id - Anggota Reskrim Polres Badung berhasil mengamankan pencuri dan penadah sepeda motor, pada Senin (1/2/2021) malam. Kedua pelaku yakni RF (30) dan WAS alias Wibi (36).
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, selain mengamankan dua pelaku, Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMax yang gagal diseberangkan melalui Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem.
Menurut Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens Rajamangapul Heselo, pihaknya bergerak cepat menangkap kedua pelaku curanmor itu setelah menerima laporan dari pemilik motor.
Menurut penuturan korban, Emil Bibulatov (29) asal Rusia melaporkan sepeda motornya Yamaha NMax hilang saat diparkir di Villa Matahari 2, Jalan Lebak Sari Petitenget, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Minggu (10/1/2021) siang.
Berdasarkan laporan itu, anggota Reskrim Polres Badung melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi diperiksa. Pihaknya juga memeriksa rekaman CCTV di seputaran lokasi kejadian.
"Saksi-saksi kami periksa, juga rekaman CCTV," jelas AKP Laorens Rajamangapul Heselo, pada Selasa (2/2/2021).
Di tengah penyelidikan berlangsung, pihak Polres Badung menerima informasi adanya seorang pemuda yang akan menyeberangkan motor diduga curian, melalui Pelabuhan Padangbai, Manggis Karangasem.
Menyikapi laporan itu, anggota Reskrim bergerak ke Padangbai dan menangkap seorang pelakunya, RF (30). Setelah diinterogasi, pelaku RF asal Sumbawa ini mengaku sudah membeli motor dari tersangka WAS alias Wibi (36).
"Tersangka RF ini adalah penadah motor. Dia membeli dari tersangka Wibi," ungkap perwira asal Wamena Papua ini.
Keterangan ini didalami dan kemudian petugas menangkap tersangka Wibi di rumahnya, Jalan Pulau Misol Gang 5 C No. 2, Denpasar Barat.
Baca Juga: Bakar Kertas Pengusir Nyamuk, Warung Sembako di Ungasan Ludes Terbakar
Diketahui Wibi bertugas sebagai eksekutor motor yang telah beraksi di 19 TKP di wilayah Badung dan Denpasar.
"Tersangka Wibi kami periksa dan dia mengaku telah beraksi di 19 TKP di wilayah Badung dan Denpasar. Modusnya kunci nyantol," tutup AKP Laorens Rajamangapul Heselo.
Berita Terkait
-
Apa Perbedaan Spesifik antara Golongan SIM C, C1, dan C2? Ini Rincian Ketentuannya
-
Motor Baru Banyak Absen Kick Starter, Ini Risiko Tersembunyi dan Bahaya Mogok yang Wajib Diwaspadai
-
Begini Cara Kredit Motor Baru Tanpa DP Besar
-
Komplotan Maling Motor di Jakbar Ditangkap: Modus Pakai Jaket 'Reskrim' dan Ngaku Polisi
-
Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN