SuaraBali.id - Penjual keliling alias salesman di China menjadi superspreader, setelah menularkan virus Corona kepada lebih dari 100 orang.
Dilansir ANTARA, hal ini terjadi di Provinsi Jilin yang melaporkan 133 kasus baru, dengan 57 di antaranya tanpa gejala.
Pihak pemerintah setempat sudah melacak kasus tersebut, yang ternyata berasal dari seorang tenaga penjualan yang beberapa kali bolak-balik dari Provinsi Jilin ke Provinsi Heilongjiang.
Ia diketahui menggelar empat kali promosi pada 6-11 Januari di Jilin, dengan peserta yang didominasi lebih banyak kalangan orang tua.
Tenaga penjualan itu telah menularkan virus kepada 102 orang, sekitar 60 persen di antaranya berusia di atas 60 tahun.
Sementara itu, lebih dari 24.000 warga Distrik Daxing, Beijing, China, dilarang meninggalkan rumah karena harus menjalani isolasi mandiri.
Bagi mereka yang hendak ke luar kota harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari otoritas lokal dan menunjukkan hasil tes usap yang dilakukan tiga hari sebelum bepergian, demikian pernyataan tim satuan kerja pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Daxing, Kamis.
Pemerintah Distrik Daxing memberlakukan penutupan akses total atau lockdown di lima kawasan permukiman warga setelah mendapati beberapa kasus baru COVID-19.
Semua fasilitas publik di distrik itu, yang belum genap dua tahun dan memiliki bandara komersial baru dan terbesar di China, ditutup.
Baca Juga: Usai Vaksin Covid-19, Ini 5 Aktivitas yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan!
Toko-toko, perkantoran bisnis, hotel, gedung bioskop, dan pusat kebugaran hanya diizinkan menerima kunjungan 50 persen orang dari kapasitas.
Angkutan umum di Distrik Daxing hanya boleh mengangkut 75 persen penumpang.
Di Distrik Daxing, terdapat tujuh warga lokal positif COVID-19. Kawasan permukiman di Subdistrik Tiangongyuan telah meningkat menjadi kawasan berisiko tinggi.
Berita Terkait
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Catatan Akhir Tahun: Waspada Efek 'Involusi' China dan Banjir Barang Murah di Pasar ASEAN
-
Dominasi Dua Dekade Berakhir Mobil China Diprediksi Lampaui Penjualan Mobil Jepang di Tahun 2025
-
Oppo Reno 15c Kini Meluncur di India, Spek Berbeda dari Versi China?
-
Rahasia di Balik Murahnya Harga Mobil China Bekas Rasa Baru di Pasar Otomotif
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025