SuaraBali.id - Mengalami rem blong di perjalanan bisa terjadi pada siapa saja. Rem blong menjadi masalah yang cukup besar karena dapat menyebabkan kecelakaan.
Namun, bukan berarti rem blong tidak bisa diatasi. Mengutip Top Driver, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan pengendara saat rem blong, di antaranya:
1. Panik
Saat mengalami rem blong usahakan agar tidak panik. Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Usahakan agar pikiran tetap jernih. Tarik napas dalam-dalam agar tubuh menjadi lebih tenang.
2. Menurunkan gigi terlalu cepat
Jangan menurunkan gigi terlalu cepat. Misalnya, dari gigi empat langsung ke satu. Hal ini dapat membuat kendaraan lepas kendali. Oleh karena itu usahakan untuk menurunkannya satu per satu.
3. Mematikan mobil
Jangan mencoba untuk mematikan mobil. Selain itu, jangan menonaktifkan power steering atau mengunci roda kemudi. Hal ini akan membuat pengemudi memiliki kenali atas situasi yang sedang terjadi.
4. Menggunakan rem darurat terlalu cepat
Baca Juga: Minimalkan Potensi Rem Mobil Blong, Ini Tips Perawatannya
Selain menurunkan gigi, jangan menggunakan rem darurat terlalu cepat. Menarik rem darurat terlalu cepat dan agresif dapat membuat mobil tergelincir dan kehilangan kendali. Untuk itu usahakan tidak melakukannya.
Sementara itu jika dalam kondisi rem blong, pengendara dapat melakukan hal-hal di bawah ini, antara lain:
1. Angkat kaki dari gas
Saat rem blong coba untuk mengangkat kaki dari pedal gas. Hal ini agar kendaraan tidak melaju semakin cepat.
2. Nyalakan lampu hazard
Jika sempat nyalakan lampu hazard, terutama saat jalanan ramai. Selain itu, klakson untuk memperingatkan kendaraan dan orang di sekitar.
Berita Terkait
-
8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan
-
Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi
-
Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR, Dua Orang Luka
-
Tips Jaga Rem Mobil Tetap Pakem saat Dibawa Mudik Lebaran
-
Rem Kontainer Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: 2 Tewas, 4 Luka Berat!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun