SuaraBali.id - Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 12 orang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Salah satu korban atas nama Mia Trasetyani, asal Bali.
Mia Trasetyani merupakan pramugari Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta- Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).
Seusai teridentifikasi, jenazah Mia dipulangkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.
Saudara sepupu korban Yudi Irawan menuturkan jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kristen Taman Mumbul, Badung, Bali. Namun pihak keluarga masih menunggu kabar selanjutnya.
"Kapan tiba jenazahnya akan menunggu keputusan dari pemerintah, dan juga kita akan menunggu update dari pihak Sriwijaya Air." kata saat ditemui Antara di kediamannya di Denpasar, Bali, Jumat (!4/1/2021)
Ia mengatakan bahwa untuk proses pemulangan, dari pihak keluarga korban sudah mengambil sepakat untuk menjemputnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Kami juga sudah memastikan ke pihak maskapai agar mohon dikawal oleh teman sejawat atau ada teman karibnya yang kebetulan teman sejawat selama di Sriwiajaya Air. Kita mengurangi mobilisasi, di tengah pandemi saat ini sebaiknya memang dilakukan,"katanya.
Pihak keluarga menerima informasi terkait telah teridentifikasinya jenazah korban Mia Tresetyani pada (14/01) sekitar pukul 18.00 wita. Kabar tersebut diperoleh dari teman-teman korban di Sriwijaya Air bahwa jenazahnya sudah teridentifikasi.
"Kami masih menunggu informasi pencarian yang dilakukan. Siapa tahu dipencarian berikutnya ketemu bagian yang lain dari jenazah Mia,"ucap Yudi.
Yudi berharap proses penjemputan jenazah korban Mia Tresetyani dapat dikawal dengan baik, kemudian dibantu juga memudahkan dari segi mobilitas dari Bandara hingga tiba di rumah duka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis