SuaraBali.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta nelayan maupun warga pesisir untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah perairan Indonesia pada Kamis (17/12/2020).
BMKG menyebut, di perairan sekitar Bali, tinggi gelombang laut 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Samudra Hindia selatan Bali.
Di perairan selatan Kalimantan Tengah, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 meter dan 2 meter.
Di Selat Lombok bagi selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, dan Selat Sape bagian selatan gelombang air laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih.
Sementara Moderate Sea atau gelombang 1.25—2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Sabalana, Perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Flores. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar