Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita | Hadi Mulyono
Senin, 14 Desember 2020 | 08:46 WIB
Ilustrasi wanita perkosa mertua. (Shutterstock)

SuaraBali.id - Baru-baru ini, publik digegerkan dengan kemunculan berita wanita perkosa mertua hingga tewas. 

Dalam berita yang beredar seorang wanita di Pakistan disebut-sebut merudapaksa sang mertua sebanyak tujuh kali hingga meninggal dunia.

Kabar tersebut beredar lewat artikel berita yang diterbitkan sejumlah media sosial.

Berita yang ditayangkan di sejumlah media nasional tersebut menyadur artikel dari media-media luar negeri yang ternyata hoaks alias bohong.

Baca Juga: Heboh Penampakan Pohon Nangka Tumbuh Subur di dalam Rumah, Berbuah Lebat

Dalam berita tersebut, seorang menantu perempuan dikabarkan tega memperkosa ayah mertuanya yang sudah renta.

Perempuan yang diketahui bernama Naheed itu mengaku di hadapan polisi telah memperkosa ayah mertuanya, Ghulam Hassan, yang sudah renta berusia 80 tahun.

Lebih mirisnya, sejumlah media nasional itu menulis bahwa Naheed kesepian ditinggal suaminya yang pergi bekerja pagi dan pulang malam sehingga nekat melakukan perbuatan itu.

Cek fakta berita yang ternyata hoaks. (Sumber: via.vn)

Naheed bercerita bahwa sepanjang hari itu, ia telah memperkosa ayah mertuanya hingga tujuh kali berturut-turut.

Bukan cuma itu saja, dalam dua bulan terakhir, Naheed mengaku telah berkali-kali memaksa ayah mertuanya untuk berhubungan intim.

Baca Juga: Jokowi Ingatkan Rakyat Tak Lalai 3M, Publik: Bapak yang Lalai Juga!

Dikatakan, peristiwa menggemparkan tersebut terjadi Aroop, di Kota Gujranwala, Provinsi Punjab, Pakistan, Oktober 2020 silam.

Load More