SuaraBali.id - Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Buleleng semakin terkendali. Dikutip dari BeritaBali.com, mitra SuaraBali.id, per hari lalu (23/11/2020) tidak ada kasus terkonfirmasi positif di Buleleng, Bali. Hal ini menandakan bahwa masyarakat semakin sadar menerapkan protokol kesehatan dan sudah memahami dampak dari virus Corona jenis baru.
Anggota bidang Data dan Informasi, Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, I Ketut Suweca menjelaskan bahwa jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 20 orang. Mereka tersebar di sejumlah rumah sakit di Buleleng dan di luar Buleleng.
"Hari ini kami mencatat tidak ada kasus terkonfirmasi positif, mudah-mudahan semakin melandai. Masyarakat dan pemerintah sudah bahu-membahu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," jelas I Ketut Suweca, Senin (23/11/2020).
Ia menyatakan bahwa kerja keras pemerintah Kabupaten Buleleng dengan masyarakat untuk meminimalisir potensi penularan COVID-19 semakin baik. Semua lini bergerak, mulai dari tim yustisi yang secara berkelanjutan menegakkan aturan protokol kesehatan. Di sisi lain, masyarakat juga sudah mulai berubah perilakunya di tengah pandemi COVID-19.
"Penggunaan masker sudah semakin intensif, dan masyarakat selalu melakukan menjaga jarak, dan mencuci tangan secara berkala," imbuhnya.
Dari catatan resmi Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng, kasus konfirmasi secara kumulatif mencapai 1.110 orang, dengan jumlah kesembuhan mencapai 1.033 orang, meninggal 57 orang, sedang dirawat di Buleleng mencapai 10 orang dan dirawat diluar Buleleng mencapai 10 orang.
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar