SuaraBali.id - Manajer Manchester City, Pep Guardiola yakin Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho adalah pesaing terbesar untuk gelar Liga Inggris musim ini.
Akan tetapi, Guardiola juga merasa ini mungkin perburuan gelar paling terbuka sejak kedatangannya di Inggris.
City menderita kekalahan 0-2 dari tuan rumah Tottenham pada laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 dini hari tadi,, sebuah hasil yang membuat mereka masih terdampar di urutan ke-11 papan klasemen, terpaut delapan poin di belakang pemimpin klasemen Tottenham.
Baru mencetak 10 gol dalam delapan pertandingan liga musim ini, itu adalah catatan gol terburuk City sejak hanya mencetak enam gol dalam jumlah pertandingan yang sama pada Liga Inggris musim 2006/2007 silam.
Guardiola sendiri mengatakan bahwa Tottenham asuhan Jose Mourinho sangat layak dianggap sebagai penantang gelar musim ini.
"Ya, Tottenham asuhan Jose terlihat kuat dan sangat kompetitif musim ini. Saat ini mereka berada di puncak klasemen. Jadi, jelas mereka lebih bersaing dari siapa pun saat ini. Mereka jelas bersaing dalam perebutan gelar musim ini, bahkan mungkin pesaing terbesar," celoteh Pep seperti dimuat GOAL UK.
"Tentu saja, masih ada banyak poin untuk dimainkan. Kami tertinggal delapan poin, kami memiliki satu pertandingan lebih sedikit, tetapi ada banyak tim di depan kami. Kami harus mulai memenangkan pertandingan. Bila tidak, itu akan terjadi, kami tahu itu. Kami harus mencoba memenangkan pertandingan, kami tahu itu."
"Dalam segi permainan, saya pikir kami tidak jauh, tetapi kami kesulitan untuk mencetak gol sekarang. Dan ini bukan tugas untuk satu orang atau yang lainnya. Itu kenyataannya, 10 gol, itu tidak cukup baik."
Sejak tiba di City pada 2016, Guardiola telah membantu klub memenangkan dua gelar Liga Inggris - dengan keunggulan 19 poin atas pesaing terdekat pada kampanye 2017/2018 dan satu musim berikutnya, kali ini dengan keunggulan tipis atas Liverpool.
Baca Juga: Man City Kalah, Kevin De Bruyne Semprot Hakim Garis dengan Kata Kasar
Dua gelar lainnya dimenangkan oleh Chelsea dengan jarak tujuh poin pada 2016/2017 dan Liverpool dengan 18 poin pada musim lalu.
Guardiola sendiri berpikir ini bisa menjadi perburuan gelar paling terbuka sejak ia tiba di Inggris, mengalahkan musim 2018/2019 kala City juara dengan hanya unggul satu poin atas Liverpool di klasemen akhir.
Di Liga Inggris musim ini, Tottenham yang memuncaki klasemen sementara hanya unggul lima poin atas Aston Villa yang berada di urutan keenam.
"Ya, tahun pertama saya ingat Chelsea ya. Pada awalnya sangat ketat, tetapi pada akhirnya mereka memanfaatkan keunggulan. Musim kedua dan ketiga dan keempat, sangat jelas bagi City dua kali dan Liverpool sekali," tutup Guardiola.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M