SuaraBali.id - Toyota Indonesia lewat brand mewahnya, Lexus, bakal segera menghadirkan mobil listrik murni 100 persen atau kerap disebut Battery Electric Vehicle (BEV). Modelnya memang belum disebutkan secara gamblang, namun kandidat tunggal adalah Lexus UX300e.
Apakah yang menjadi alasan?
Pertama, Lexus UX300e adalah satu-satunya mobil berteknologi full listrik atau listrik murni 100 persen yang dimiliki brand premium Lexus, bagian dari perusahaan Toyota.
Kemudian, Lexus UX300e telah dikenalkan di ajang Guangzhou International Automobile Exhibition 2019 dan dipasarkan China mulai April 2020. Maka, untuk lanjut mengirimkan produk bertenaga listrik ini ke berbagai negara lain jelas logis, karena telah berada di lini produksi.
Rencananya, Lexus UX300e akan tampil perdana di Indonesia pada 25 November besok. Sumber informasinya adalah jejaring sosial media milik Lexus Indonesia.
Secara desain, tidak ada perbedaan antara Lexus UX300 yang bermesin konvensional dengan versi listrik, atau Lexus UX300e. Pembedanya hanyalah di bagian buritan tersemat emblem "e" yang mengindikasikan produk itu menggunakan energi listrik atau masuk kategori electric.
Sumber tenaga mobil diperoleh dari baterai Lithium Ion berkapasitas 54,3 kWh dan dalam sekali pengisian mampu melahap 400 km. Sementara tenaga mencapai 204 daya kuda dengan torsi maksimal 300 Nm.
Adapun alasan Toyota Indonesia untuk memilih produk dari brand Lexus untuk tampil di pasar kategori mobil murni listrik Tanah Air adalah kesiapan konsumen.
Anton Jimmi Suwandy, Director Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan, "Pasar yang paling ready adalah di segmen premium. Customer Lexus biasanya memiliki lebih dari satu kendaraan, bahkan lebih dari dua unit."
Baca Juga: Setengah Abad di Indonesia, Mercedes-Benz Persembahkan GLB Edition 50
Karena itu mereka bisa memutuskan untuk membeli produk-produk baru seperti BEV. Penggunaannya bisa bergantian dengan kendaraan yang telah dibeli karena mobil listrik bukanlah mobil mereka satu-satunya. Semisal untuk kebutuhan jarak dekat seperti weekend, mereka bisa menggunakan BEV.
"Untuk keperluan yang lebih jarak jauh bisa menggunakan kendaraan yang lain," jelas Anton Jimmi Suwandy.
Sementara itu, dari sisi harga bisa dibilang banderol mobil murni listrik memang belum affordable. Namun diharapkan perlahan kendaraan BEV harganya juga bisa semakin murah dan mendekati produk hybrid.
Berita Terkait
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025 Awet 10 Tahun & Jarang Masuk Bengkel
-
Tak Berbentuk! Potret Mobil Lexus SUV Anthony Joshua Ringsek Parah Usai Kecelakaan Maut di Nigeria
-
Toyota Indonesia Bersinergi dengan PMI Salurkan Bantuan Korban Bencana Sumatera
-
Tragis! Lexus Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Pondok Indah, Pengemudi Tewas
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto