SuaraBali.id - Second striker gaek sekaligus kapten Timnas Makedonia Utara, Goran Pandev buka suara usai sukses mengantarkan negaranya lolos ke putaran final Piala Eropa sepanjang sejarah.
Makedonia mengamankan tiket ke fase grup Piala Eropa 2020 setelah menang 1-0 atas Georgia dalam laga final play-off yang dihelat di Tbilisi, Georgia, Jumat (13/11/2020) dini hari WIB.
Bagi Pandev yang kini telah berusia 37 tahun, usia tidaklah penting dalam sepakbola. Jika kualitas masih memadai meski sudah digerogoti umur, maka itu tak akan menjadi masalah menurut eks penggawa Lazio, Inter Milan dan Napoli itu.
"Saya amat sangat senang dan emosional. Kami tampil hebat dan meraih kemenangan bagus untuk bangsa kami," tutur Pandev seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Bagi kami semua rakyat Makedonia Utara, bisa tampil di Piala Eropa adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan."
Pandev menjadi pencetak gol semata wayang penentu kemenangan timnya atas Georgia, yang berhasil membuat Makedonia untuk pertama kalinya tampil di putaran final sebuah turnamen internasional.
Penyerang yang kini Genoa sejak 2015 itu pun memuji penampilan rekan-rekan setimnya, dan mengaku bahwa dengan pengalaman yang dimilikinya, ia hanya memainkan peran yang memang sudah sewajarnya.
"Saya hanya ingin membantu rekan-rekan, sebab ini merupakan tim penuh pemain muda. Kelompok luar biasa yang pantas mendapatkan hasil ini," ucap Pandev.
"Saya memberikan seluruh kemampuan. Berapa usia saya tidaklah penting, sebab saya pernah memainkan pertandingan semacam ini sebelumnya. Saya punya pengalaman itu. Saya pikir usia tidaklah penting dalam sepakbola, sejauh Anda masih memiliki kualitas dan pengalaman."
Baca Juga: Lionel Messi Majal, Argentina Ditahan Imbang Paraguay di La Bombonera
"Saya bicara dengan rekan-rekan setim agar tetap tenang, dan akhirnya kami mampu meraih kemenangan yang dibutuhkan," pungkas sang attacker.
Pandev memang punya pengalaman bagus di level klub tampil di laga-laga menentukan, termasuk ketika membantu Lazio juara Coppa Italia 2008/2009, Inter Milan meraih treble Liga Italia, Coppa Italia dan Liga Champions pada 2010, serta Coppa Italia 2011/2012 dan 2013/2014 bersama Napoli.
Makedonia Utara sendiri nantinya akan tergabung di Grup C Piala Eropa 2020 bersama Austria, Belanda dan Ukraina yang sebelumnya sudah memastikan kelolosan ke putaran final tanpa jalur play-off.
Berita Terkait
-
Mainkan Kevin De Bruyne hingga Courtois, Belgia Cuma Imbang Lawan Makedonia Utara
-
Nova Arianto Mulai Temukan Puzzle Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Makedonia Utara
-
Mengenal Makedonia Utara Calon Lawan Timnas Indonesia U-17: Rekam Jejak dan Gaya Main
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Makedonia Utara, Laga Persiapan Menuju Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis