SuaraBali.id - Drummer band Superman Is Dead, Jerinx mengikuti sidang pledoi perkara IDI Kacung WHO di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (10/11/2020).
Sidang berlangsung hampir lima jam. Di akhir pledoi, Jerinx menyinggung pernyataan Ketua Terpilih IDI, dr Muhammad Adib Khumaidi yang mengajak dirinya bersama menangani Covid-19.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara podcast yang dipandu Deddy Corbuzier belum lama ini.
"Saya ingin menambahkan pledoi saya sebagai penutup, saya mendapat informasi dari dr Tirta bahwa ketua IDI ingin mengajak saya kekerjasama sosialisasi Covid-19 ke depannya," kata Jerinx dalam sidang.
"Jadi ini tentu iktikad baik, bahwa beliau tidak ingin saya masuk penjara dan semoga menjadi pertimbangan untuk bapak dan ibu hakim," sambungnya.
Jerinx pun berharap agar majelis hakim mempertimbangkan pledoi yang disampaikannnya.
"Semoga menjadi bahan pertimbangan majelis hakim karena jika saya di penjara, tidak mungkin bisa bekerja bersama Ketua IDI Pusat," kata Jerinx.
Sebelumnya Jerinx mengaku tidak ada maksud menyakiti hati siapapun dengan unggahannya di Instagram. Ia pun telah menyampaikan permohonan maaf.
"Jika jaksa menuntut hukuman 3 tahun karena saya tidak koperatif saat walk out itu karena saya ingin sidang bertatap muka secara langsung dan tidak ingin masalah audio dan visual jadi penghalang," katanya saat membacakan pledoi.
Baca Juga: Sambil Menahan Tangis, Jerinx Bacakan Pledoi Minta Keringanan Hukuman
Dalam pledoi Jerinx juga mengungkap keuangannya yang semakin memburuk karena ditahan dan bisnisnya yang tutup karena pandemi.
"Semua orang kini sedang mengalami kesulitan keuangan baik itu bangkrut atau usahanya ditutup, begitu pula saya. Selama ditahan, 3 bisnis saya terpaksa tutup dan saya bisnis lainnya mengalami kesulitan karena pandemi, ya saya cuma bisa bayar gaji pegawai karena tidak mempersulit hidup mereka, saya tidak mem-PHK pegawai," jelasnya dalam pledoi yang dimulai pada pukul 11.00 WITA dan baru selesai pada 15.45 WITA.
Dalam pledoi ia juga meminta keringanan karena menjadi tulang punggung keluarga dan kini harus digantikan oleh istrinya Nora Alexandra.
"Istri saya 2 hari lagi berusia 26 tahun, di usianya itu ia sudah harus menerima cobaan dan ancaman hingga harus melindungi keluarga di rumah yakni ibu dan adik-adiknya. Belum lagi secara financial karena pandemi hingga saya harus ditahan membuat istri saya yang menanggung semuanya," tutur Jerinx.
Pledoi disampaikan atas tuntutan 3 tahun penjara yang ia dapat dari Jaksa Penuntut Umum (JPUdi sidang sebelumnya Selasa (3/11/2020).
Kontributor : Silfa
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka