SuaraBali.id - Seorang oknum petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) diamankan atas kasus narkoba.
Aksi pria berinisial AH tersebut terungkap setelah mendatangi kantor ekspedisi, Sabtu (31/10/2020). Di sana ia mengambil paket yang ternyata berisikan narkoba.
Berdasarkan informasi masyarakat, AH mengambil paket sabu kiriman dari Jakarta. Paket tersebut dikirimkan melalui kantor ekspedisi di jalan lintas Alas Sumbawa.
Setelah dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan, hasil interogasi tersangka mengaku disuruh mengambil paket tersebut atas perintah seseorang.
AH adalah staf Polsus Pas Lapas Kelas IIA Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain AH, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB juga mengamankan tiga orang lainnya.
Dua di antaranya adalah tahanan LP Mataram, masing-masing berinisial AHW dan FF. Keempatnya selama ini sekongkol mengedarkan narkoba.
Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol I Gde Sugianyar Dwi Putra mengatakan, dari penangkapan ketiga pengedar narkoba tersebut, petugas juga mengamankan ratusan gram narkoba jenis sabu sebagai barang bukti.
Hal yang disayangkan, seorang oknum staf Lapas terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: Hadapi Kasus Narkoba, Anak Jadi Hiburan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah
"Harus ada tindakan tegas, karena sudah mencoreng institusi penegak hukum," tegas Gde Sugianyar seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Dia mengatakan, dua narapidana yang terlibat dalam kasus ini sejatinya akan diusulkan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap.
Sedangkan satu tersangka lainnya yakni S merupakan sopir ojek online. Pelaku adalah emain baru yang dipah menjadi kurir narkoba.
Kini keempatnya telah diamankan, guna proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?