SuaraBali.id - Warga di Banjar Dinas Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali kini kesulitan air bersih.
Hal ini lantaran banjir dan tanah longsor yang terjadi Minggu (12/10/2020). Akibat musibah tersebut, tangki pipa saluran air PDAM putus.
Kini, ratusan warga mengandalkan air dari mobil tangki PDAM untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka mengambil air secara bergantian.
“Saya enam kali ngambil air menggunakan ember,” ujar seorang warga di Banjar Dinas Sanggulan, Santoso seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Selasa (13/10/2020).
Baca Juga: Warga Ceritakan Detik-detik Banjir dan Longsor Terjang Kawasan Ciganjur
Pria 28 tahun ini berharap perbaikan pipa oleh PDAM bisa segera selesai karena dirinya dan puluhan warga hanya mengandalkan air dari PDAM. Kini, warga mengambil air secara bergiliran pada pagi dan sore hari.
“Semoga air bisa segera mengalir normal,” ujarnya.
Untuk diketahui, hujan deras melanda bagian selatan Pulau Dewata hingga Sabtu (11/10) menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan kerugian sementara akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp2,4 Miliar.
Sementara itu Humas PDAM Tabanan, Budi Gunawan menyebutkan, pihaknya masih berusaha memperbaiki saluran pipa yang rusak di beberapa lokasi yang tersebar di delapan kecamatan.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Ciganjur Bikin Anak Trauma: Ayo Bunda Nanti Hanyut
Ia memperkirakan dua hingga tiga hari ke depan distribusi air ke pelanggan PDAM berjalan dengan lancar.
“Kami siagakan dua mobil tangki,” ujarnya.
Hingga kini, PDAM Tabanan masih belum bisa merinci berapa nilai kerugian akibat bencana tersebut. Gunawan mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan perbaikan sejumlah saluan pipa distribusi ke pelanggan.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
-
Perusahaan Ban Asal Korsel Ini Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang