SuaraBali.id - Polsek Sukawati mengamankan AR (23) seorang buruh harian lepas di Ubud atas kasus pencurian.
AR kedapatan mencuri uang milik bosnya I Ketut Surata (35), warga Banjar, Kutuh Kaja, Desa Pentulu, Kecamatan Ubud.
Modusnya yakni pura-pura dibegal sehingga membuat bosnya percaya dan iba kepadanya.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Kanitreskrim Polsek Sukawati, Iptu Anak Agung Gede Alit Sudarma mengungkap aksi pencurian yang dilakukan AR.
AR awalnya mengaku diminta bosnya untuk membeli gas. Tak lama, ia kembali ke bosnya dan mengaku telah menjadi korban begal di jalan tanjakan simpang tiga Jagaraga, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, pada Rabu (7/10/2020) sekitar pukul 16.00 WITA.
Pengakuan tersebut membuat korban percaya sehingga mengajak AR untuk melapor ke Mapolsek Sukawati karena merasa dirugikan.
Setiba di Polsek Sukawati, AR mengarang cerita seolah aksi begal tersebut benar terjadi.
AR bercerita dirinya diminta membeli gas ke PT Panca Jaya Gas dengan mengendarai mobil pick up sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun sebelum tiba di lokasi, ia mengaku dicegat oleh dua pria. Bahwa dua orang tersebut mengendarai sepeda motor Jupiter yang satu menggunakan baju kuning dan yang dibonceng menggunakan baju hitam.
Baca Juga: Nyamar Ikut Salat hingga Jemaah Pulang, RJ Curi Kotak Amal Buat Beli Motor
Pada saat itu kedua jempol tangan AR katanya diikat menggunakan tali krip.
Selanjutnya uang yang dibawa oleh AR yang akan digunakan untuk membeli gas sebesar senilai Rp 2,5 juta dan gaji sebesar Rp 1.050.000 dibawa kabur oleh begal.
Berdasarkan pengakuan AR, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun saat proses itulah, ditemukan banyak kejanggalan. AR diduga telah mengarang cerita soal insiden pembegalan.
Polisi curiga dengan tangan terikat, AR tetap bisa mengendarai kendaraan mobil pick up tersebut.
Selain itu AR mengatakan pada saat tanjakan tersebut dia menggunakan perseneling tiga kemudian mobil tersebut dijalankan.
"Karena kejanggalan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan penggeledahan terhadap AR," terang Alit Sudarma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1