SuaraBali.id - Vanessa Angel mau bunuh diri karena depresi terjerat kasus prostitusi online. Saat itu Vanessa Angel habis digerebek di hotel karena dituduh habis jual diri.
Vanessa Angel pun depresi, dia ingin lompat dari kamar hotel. Aksi mau bunuh diri itu terjadi 2019 lalu.
Hal tersebut diceritakan suami Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/10/2020).. Dia bilang, sang istri berencana terjun dari hotel tempatnya menginap.
"Terakhir dia juga ngambil di Surabaya karena mau bunuh diri. Sebenarnya Vanes turun pukul 23.30 WIB itu ingin terjun dari hotel itu," kata Bibi.
Namun Vanessa Angel mengurungkan niat bunuh diri tersebut.
Alasannya, perempuan 28 itu memdadak merasa malu akan rencananya.
"Cuma karena malu sama semua karena nggak punya siapa-siapa, terus semua orang ngejudge gue, sekarang kayak gini lagi. Itu dia juga cari cerita sama saya. Itu aja sih," ungkapnya.
Hingga saat ini Vanessa Angel masih memiliki kecemasan.
Hanya saja ia sudah bisa mengkontrol diri karena sudah berkeluarga.
Baca Juga: Kru TV Ungkap Tabiat Busuk Artis, Zumi Zola Sulit Melihat
"Masih, Vanes masih memiliki kecemasan tapi alhamdulillah sekarang (lebih baik), mungkin karena dia sekarang nggak sendiri," terangnya.
"Kalau dulu kan nggak ada orang tua, nggak punya sodara, pacar, gada arah tujuannya. Jadi mau nggak mau pelariannya ke situ dan dia punya asam lambung yang akut," tambah Bibi Ardiansyah.
Anak semata wayangnya, Gala Sky Ardiansyah menjadi pengalihan Vanessa Angel di kala kecemasannya kumat. Tak jarang Bibi Ardiansyah juga menghibur sang istri.
"Ada Gala. Sekarang kalau bener-bener stres kita nyanyi di rumah," tutur Bibi Ardiansyah.
Vanessa Angel bersama suami, Bibi Ardiansyah dan asistennya diamankan di rumahnya di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat pada Senin (16/3/2020) malam.
Dari hasil penggeledahan di rumahnya itu, ditemukan 20 butir pil psikotropika jenis xanax.
Berita Terkait
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri
-
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel